fbpx

International Opportunities

Cara Daftar Kuliah Luar Negeri

Tips dan Trik Cara Daftar Kuliah Luar Negeri & Beasiswanya

jogja.titiknolenglish.com – Negara-negara seperti Eropa dan beberapa negara di benua Asia memang memiliki sistem pendidikan yang sangat baik, oleh sebab itu tidak sedikit masyarakat Indonesia yang bercita-cita untuk bisa mengenyam pendidikan dan melanjutkan studinya di luar negeri, apakah kamu salah satunya? Banyak sekali perbedaan yang akan kita dapati ketika sedang mempersiapkan diri untuk daftar kuliah ke luar negeri, bahasa, budaya, sistem dan lain sebagainya. Agar persiapan daftar kuliah luar negerimu makin matang yuk simak artikel berikut ini karena akan Minol kupas tuntas tips dan trik cara daftar kuliah luar negeri.

Cara Daftar Kuliah Luar Negeri

Sebagai masyarakat Indonesia pada dasarnya ada beberapa cara untuk bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, yang pertama yaitu menggunakan dana pribadi (mandiri) atau menggunakan beasiswa atau program pertukaran pelajar ataupun sedang melakukan riset penelitian di negara tertentu. Mengingat tingginya mata uang negara-negara maju, sudah barang pasti kuliah ke luar negeri pasti memerlukan biaya yang sangat besar. Untuk itulah beasiswa hadir sebagai solusi untuk calon-calon mahasiswa berprestasi dan kompeten yang membutuhkan pendidikan berkualitas untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.

Jenis beasiswa yang dapat diaplikasi untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri juga cukup beragam, mulai dari pemerintah seperti LPDP, bersumber dari universitas, lembaga pendidikan hingga swasta. Beasiswa-beasiswa tersebut biasanya dapat digunakan untuk pendanaan kuliah jenjang S1, S2 dan juga S3. Untuk kamu yang masih bingung mengenai pemberian gelar di luar negeri, kamu bisa simak artikel kami, Tipe Gelar Lulusan S2 Luar Negeri dan Jenis Gelar Lulusan S3 Luar Negeri.

Banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan dengan berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan tingkat tinggi di luar negeri, seperti:

  • Mengembangkan kemampuan dan pengetahuan akademis
  • Kesempatan bekerja di luar negeri dan membangun karier di sana Memperoleh gelar prestisius
  • Mengenal budaya baru, dan keterbukaan pengalaman
  • Memiliki sudut pandang yang lebih luas
  • Membangun relas dari seluruh dunia
  • Mengembangkan kemampuan berbahasa asing
  • Hidup mandiri

Persyaratan Umum Mendaftar Kuliah & Beasiswa Luar Negeri

Kemampuan Bahasa

Untuk dapat mendaftar kuliah dan beasiswa ke luar negeri bahasa sudah pasti menjadi sarat utama yang harus kamu kuasai. Meskipun kamu merasa fasih dalam berbahasa Inggris akan tetapi kamu diharapkan dapat melampirkan bukti kecakapan bahasa Inggris yang kamu miliki dengan menunjukkan sertifikat TOEFL (Test of English as Foreign Language) ataupun IELTS (International English Language Testing System) dengan skor yang sudah ditentukan. Level bahasa Inggris yang diterapkan untuk kerja, ataupun kuliah juga berbeda-beda tergantung dari instansi penyelenggara masing-masing. Bahasa Inggris menjadi bahasa utama yang harus kamu kuasai. Sementara untuk negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, seperti Cina, Jepang, Korea, Prancis, dan Jerman biasanya juga mensyaratkan penguasaan bahasa ibu masing-masing negara tersebut.

Prestasi Akademik

Untuk bisa kuliah ke luar negeri terutama menggunakan dana beasiswa tentu menjadi cita-cita banyak orang dari berbagai negara, untuk itu kamu harus menjadi terbaik dari yang terbaik agar bisa lolos seleksi beasiswa. Prestasi akademik juga merupakan salah satu faktor penentu sukses atau tidaknya aplikasi beasiswa. Agar bisa diterima mendaftar kuliah ke luar negeri kamu terlebih dahulu harus menyelesaikan pendidikan formal dan disertai dengan bukti kelulusan berupa ijazah.
Nilai yang tertera pada ijazah juga sangat menentukan apakah kamu layak atau tidak memperoleh kesempatan untuk kuliah ke luar negeri menggunakan beasiswa. setidaknya kamu adalah bagian dari peringkat 10 besar terbaik di kelas atau tingkat sekolahan pada rata-rata nilai rapor dan ujian akhir sekolah.

Paspor

Sebagai seorang pendatang di negara orang yang bertujuan untuk melanjutkan pendidikan kita harus masuk dengan cara yang legal. Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat resmi yang berwenang di suatu negara yang memuat identitas diri di luar tanah air. Paspor digunakan ketika kamu baru masuk ke suatu negara yang kemudian, pihak yang berwajib akan memberikan stempel visa atau lembar lampiran yang ditempel pada halaman paspor sebagai bukti izin untuk masuk ke suatu negara. Tanpa paspor kamu tidak akan mungkin bisa masuk ke suatu negara apalagi hingga melanjutkan kuliah dan mendaftar beasiswa.

Visa Pelajar

Tidak jauh-jauh dari paspor syarat mendaftar kuliah ke luar negeri selanjutnya adalah Visa. Apabila tujuanmu mengunjungi suatu negara adalah untuk melanjutkan kuliah, maka visa yang harus kamu urus tentu saja adalah visa pelajar. Beberapa dokumen yang harus kamu siapkan untuk bisa mengurus visa pelajar antara lain:

  • Identitas diri (KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran)
  • Paspor pemohon visa
  • Bukti jaminan finansial seperti letter of sponsorship dan/atau fotokopi buku tabungan
  • Formulir permohonan pengajuan visa
  • Pas foto
  • Dokumen pendukung (LoA, sertifikat kelayakan nonimigran F1, M1)
  • Persyaratan-persyaratan lain sesuai dengan negara yang dituju

Biaya pengajuan visa pelajar juga berbeda-beda tergantung negara. Pengajuan visa pelajar di Inggris biayanya sebsar 348 pound sterling atau sekitar Rp 6.800.000,- di Amerika Serikat biayanya sekitar 160 dolar AS atau setara Rp 2.200.000,- Visa pelajar Australia (Subclass 500) mulai dari AUD 710 atau setara dengan Rp 7.260.000,- dan lain-lain.

Letter of Acceptance

Letter of Acceptance atau yang biasa disebut LoA merupakan surat pernyataan bahwa mahasiswa pelamar sudah secara resmi dinyatakan diterima pada perguruan tinggi. LoA dibagi menjadi dua, yaitu LoA Conditional dan Unconditional.

LoA Unconditional

Merupakan surat yang menyatakan bahwa penerima telah diterima sebagai calon mahasiswa di perguruan tinggi tanpa syarat tambahan. Penerima LoA Unconditional biasanya hanya perlu melakukan registrasi ulang agar bisa memulai studi.

LoA Conditional

LoA Conditional, merupakan jenis surat pernyataan penerimaan calon mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi akan tetapi masih terdapat syarat tertentu yang belum dipenuhi. Penerima LoA Conditional harus memenuhi terlebih dahulu beberapa persyaratan tersebut agar bisa memperoleh LoA Unconditional dan lanjut pada proses registrasi ulang.

Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi sangat memiliki peran yang cukup penting pada proses seleksi kuliah dan beasiswa luar negeri. Surat rekomendasi beasiswa merupakan surat resmi yang berisi penilaian pada pelamar yang mencakup penjelasan mengenai kredibilitas, kelayakan, potensi pelamar apabila diterima, karakter dan prestasi yang dimiliki. Biasanya surat rekomendasi ditulis oleh dosen, peneliti di perguruan tinggi ataupun atasan di perusahaan. Semakin kompeten pemberi penulis rekomendasi maka akan semakin tinggi peluang untuk memperoleh beasiswa.

Motivation Letter

Selain surat rekomendasi motivation letter merupakan media terbaik yang bisa memperkenalkan potensi dan nilai jual yang kamu miliki agar meyakinkan penyeleksi beasiswa bahwa kamu layak memperoleh beasiswa tersebut. Motivation letter merupakan surat yang menjelaskan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk memperoleh beasiswa atau mengisi kuota pada jurusan yang kamu tuju. Untuk menulis esai motivation letter kamu harus dapat menjabarkan rencana masa depan dengan baik apabila kamu diberi kesempatan untuk memperoleh beasiswa tersebut. Biasanya penyelenggara akan memberikan ketentuan dan tema tulisan. Maka dari itu cari tahu terlebih dahulu sebelum menulis esai motivation letter.

Nah itulah tips dan trik cara daftar kuliah luar negeri dan cara memperoleh beasiswa. nah untuk agar persiapan study abroad-mu makin terarah yuk persiapkan diri dengan gabung di Titik Nol English Course, sebagai lembaga resmi yang terdaftar di Dinas Pendidikan, Titik Nol English merupakan penyedia kursus bahasa Inggris terbaik di Kampung Inggris Pare yang saat ini juga tersedia di Yogyakarta. Ribuan alumni dan tutor Titik Nol English telah sukses diterima di perguruan tinggi terbaik dunia dan menjadi awardee beasiswa bergengsi. Apakah kamu yang selanjutnya? Yuk daftar di Titik Nol Englsih Course Jogja sekarang juga!

Tingkatan Sekolah di Malaysia

Mengenal Tingkatan Sekolah di Malaysia & Universitas Terbaiknya

jogja.titiknolenglish.com – Tahukah kamu Malaysia dulunya adalah salah satu bagian dari negara Indonesia. Dalam literatur sejarah, Malaysia pernah dikuasai oleh kerajaan Sriwijaya pada abad ke-8 Masehi pada zaman kekuasaan Raja Balaputradeewa. Sriwijaya sendiri merupakan kerajaan maritim terbesar dalam sejarah Indonesia. Malaysia merupakan negara bekas jajahan Inggris yang kemudian diberikan kemerdekaan oleh Inggris pada tanggal 31 Agustus 1957. Lalu pada tahun 1963 bergabung dengan federasi Malaysia, dan pada tanggal 9 Agustus 1965 Malaysia secara resmi memisahkan diri dan menjadi negara merdeka. Dari berbagai sektor Malaysia dinilai lebih maju dari pada Indonesia salah satunya adalah pada sistem pendidikannya. Pada kesempatan kali ini yuk kita kenalan dengan sistem pendidikan dan tingkatan sekolah di Malaysia.

Tingkatan Sekolah di Malaysia

Banyak orang-orang Indonesia yang berharap anaknya bisa memperoleh pendidikan dengan sistem terbaik. Salah satu solusi untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Opsi terbaik yang biasanya di pilih adalah Malaysia. Malaysia memiliki dua tipe sekolah, yaitu sekolah kebangsaan dengan bahasa Melayu dalam proses belajar mengajar dan sekolah kebangsaan yang menggunakan bahasa Inggris, Tamil atau Mandarin.
Durasi sekolah dasar di Malaysia pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. yaitu 6 tahun belajar, akan tetapi pada jenjang sekolah menengah di Malaysia hanya ditempuh selama 2 tahun. Lalu, siswa dapat melanjutkan pendidikannya pada sekolah menegah rendah dengan durasi pendidikan selama 3 tahun. Jenjang ini juga biasa disebut sebagai (Form 1-3) setara dengan tingkatan SMP apabila di Indonesia.
Untuk jenjang sekolah menengah atas setara SMA apabila di Indonesia. Di Malaysia jenjang tersebut biasa disebut dengan (Form 4-5) jenjang pendidikan setara SMA di Malaysia hanya ditempuh dalam waktu 2 tahun. Setelah ini siswa diharuskan untuk mengikuti program khusus sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Setelah Form 4-5 selesai siswa masih diharuskan untuk mengambil program Form 6. Pada tingkat 6 ini program studi yang tersedia yaitu sains atau swasta. Durasi pendidikan Form 6 berlangsung antara 1 hingga 6 bulan. Untuk dinyatakan lulus program ini siswa harus mengikuti ujian STPM sebagai ujian akhir.

Program Pra Universitas

Pada dasarnya program pra universitas ini hampir sama dengan pendidikan Form 6. Akan tetapi program pra universitas merupakan program kebijakan dari universitas yang dirancang sebagai fondasi dan pengenalan. Agar dapat mengikuti program ini, pelajar harus memenuhi syarat ujian SBM. Durasi program pra Universitas berlangsung selama satu tahun di Universitas. Baru, setelah dinyatakan lulus para mahasiswa dapat dinyatakan sebagai mahasiswa resi di universitas tersebut.

Universitas di Malaysia

Durasi perkuliahan di perguruan tinggi negeri Malaysia berlangsung selama tiga hingga lima tahun, dengan bahasa pengantar bahasa Melayu. Sementara di Universitas swasta maka bahasa pengantar yang diterapkan biasanya menggunakan bahasa Inggris. Total kredit yang harus diselesaikan mahasiswa di Malaysia adalah 120 kredit atau setara dengan 120 SKS. Malaysia juga memiliki program studi Twinning, dimana mahasiswa dapat mengikuti program belajar mengajar di Malaysia akan tetapi akan memiliki gelar sarjana dari Universitas luar negeri.

Rekomendasi Universitas Terbaik Malaysia

Universiti Malaya (UM)

Rekomendasi pertama adalah Universiti Malaya (UM). Universitas Malaya merupakan universitas pertama yang didirikan di Malaysia yang berlokasi di pinggir kota Kuala Lumpur dengan luas kurang lebih 309 hektare. Memiliki fakultas dan jurusan yang cukup lengkap, beberapa jurusan seperti teknik dan teknologi, sekolah Bisnis UM merupakan beberapa jurusan terbaik dan paling favorit di universitas ini. Universiti Malaya menduduki peringkat ke 65 untuk penilaian Universitas terbaik dunia dari QS World University Rankings pada tahun 2024.

Univesiti Sains Malaysia (USM)

Universiti Sains Malaysia (USM) menduduki peringkat ke 137 pada pemeringkatan Universitas terbaik dunia dari QS World University Rankings 2024. Alamat dari Universiti Sains Malaysia berlokasi di George Town, Pulau Pinang. Universitas ini didirikan pada tahun 1969 dan merupakan universitas kedua di Malaysia. Universiti Sains Malaysia (USM) merupakan salah satu universitas yang memperoleh dukungan dari pemerintah Malaysia. Pemerintah Malaysia memberikan pendanaan ekstra untuk membantu Universiti Sains Malaysia meningkatkan statusnya menuju institusi kelas dunia.

Universiti Putra Malaysia (UPM)

Rekomendasi universitas terbaik ketiga adalah Universiti Putra Malaysia (UPM). Universitas ini didirikan pada tahun 1971 yang dulunya adalah universitas pertanian, hasil penggabungan dari fakultas pertanian universitas Malaya dan Kolej Pertanian Malaya Serdang. UPM saat ini adalah salah satu universitas yang cukup terkemuka Malaysia yang berfokus pada pendidikan dan penelitian. UPM memiliki program studi di berbagai disiplin ilmu, seperti teknik, ilmu kedokteran, sains murni, ekonomi, manajemen, pendidikan, bahasa, dan komunikasi.

Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)

Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) merupakan universitas nasional riset publik Malaysia yang beralamat di Bandar Baru Bangi, Hulu Langat, Slangor. Universiti Kebangsaan Malaysia memiliki beberapa cabang, seperti di Cheras dan Kuala Lumpur. Universitas ini telah berhasil mencetak alumni ternama seperti, Sheikh Muszaphar Shukor, astronot pertama dari Malaysia, adalah alumnus UKM. Peringkat Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) untuk penilaian universitas terbaik dunia dari QS World University Rankings 2024 menduduki peringkat ke 159 terbaik dunia.

Universiti Teknologi Malaysia (UTM)

Universiti Teknologi Malaysia (UTM) merupakan universitas yang didirikan pada tanggal 1 April 1975. UTM merupakan universitas yang unggul pada bidang fakultas dan jurusan teknik. Univeristas ini berdiri di lahan seluas kurang lebih 1222 hektar. Universiti Teknologi Malaysia memiliki 13 fakultas dan dilengkapi dengan berbagai sarana prasarana yang sangat menunjang, seperti perpustakaan, asrama, bus gratis dan lain sebagainya.

Untuk kamu yang bercita-cita study aborad. Yuk tingkatkan kemampuan bahasa Inggris yang kamu miliki di jogja.titiknolenglish.com selain guna melengkapi persyaratan sertifikat kecakapan bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa wajib yang harus dikuasai ketika kamu ingin lanjut kuliah ke luar negeri.

Apa itu Bachelor of Science

Apa itu Bachelor of Science, Info Kuliah ke Luar Negeri

jogja.titiknolenglish.com – Kuliah di luar negeri dengan sistem pendidikan terbaik dunia merupakan cita-cita banyak orang. Tapi sebelum memutuskan untuk mendaftar kuliah ke luar negeri ada banyak sekali hal yang harus kamu persiapkan dan pelajari dengan baik. Mengingat sistem pendidikan yang diterapkan di luar negeri jelas sangat berbeda dengan sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia. Salah satu hal yang cukup penting harus kamu pelajari adalah mengenai gelar. Gelar untuk jenjang sarjana yang cukup populer di luar negeri adalah B.Sc yaitu Bachelor of Science. Jadi apa sih Bachelor of Science itu? yuk kita bedah bersama-sama.

Apa itu Bachelor of Science?

Bachelor of Science merupakan sebuah gelar untuk mahasiswa yang telah berhasil untuk menyelesaikan pendidikan sarjana di jurusan yang terkait dengan STEM (sains, teknologi, teknik dan matematika). Di beberapa universitas gelar mahasiswa juga dapat memperoleh gelar BISA dengan mengambil jurusan non-ilmiah, seperti: Profesi Kesehatan, Psikologi, Filsafat, Sosiologi, Teknik dan lain sebagainya.

Di Indonesia gelar B.Sc setara dengan gelar S.Si (Sarjana Sains Indonesia). Lama studi untuk memperoleh gelar B.Sc membutuhkan waktu antara tiga setengah hingga empat tahun studi penuh apabila mahasiswa dapat menempuh studinya tepat waktu. Mahasiswa yang menempuh kuliah dengan fokus jurusan STEM akan menghadapi banyak tugas di laboratorium untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis yang dibutuhkan pada pekerjaan dan bidang terkait sains dan matematika.

Kriteria Umum Mahasiswa Bachelor of Science

Kriteria calon mahasiswa yang cocok untuk menempuh gelar Bachelor of Science (Sarjana Sains) dapat bervariasi tergantung pada program studi dan universitas tertentu. Namun, secara umum, ada beberapa kriteria yang sering dicari oleh universitas dan program studi dalam penerimaan mahasiswa untuk gelar Bachelor of Science

Pendidikan Sebelumnya

Calon mahasiswa sebaiknya memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan jurusan atau program studi yang berkaitan dengan (STEM). Misalnya, untuk program studi Sains Komputer, seorang calon mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dasar dalam matematika dan pemrograman atau bidan IT lainnya.

Kemampuan Akademis

Kemampuan akademis yang baik, terutama dalam mata pelajaran ilmiah seperti matematika, fisika, kimia, biologi, atau mata pelajaran terkait lainnya, adalah kriteria penting. Hasil ujian atau nilai rapor dari pendidikan sebelumnya biasanya menjadi pertimbangan penting proses seleksi mahasiswa baru.

Minat dan Komitmen

Calon mahasiswa yang menunjukkan minat yang kuat dalam bidang studi yang berkaitan dengan STEM dan memiliki pandangan dan rencana masa depan yang matang dan memiliki komitmen untuk menyelesaikan program sarjana terkait STEM adalah faktor penting yang sangat dipertimbangkan. Untuk mendaftar kuliah di luar negeri biasanya universitas meminta pelamar untuk menulis esai, surat motivasi atau rekomendasi yang mendukung.

Keterampilan Khusus

Beberapa program studi mungkin mengharapkan calon mahasiswa memiliki keterampilan khusus, seperti keterampilan pemrograman untuk jurusan ilmu komputer atau keterampilan eksperimental pada jurusan sains, berupa penelitian dan lain sebagainya.

Keterlibatan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler

Keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang relevan, seperti klub sains, proyek penelitian, atau kegiatan akademis lainnya, dapat menunjukkan dedikasi dan minat yang lebih dalam terhadap bidang studi tertentu. Hal tersebut dapat meyakinkan penyeleksi untuk lebih yakin meloloskanmu.

Kemampuan Berpikir Analitis dan Kritis

Program gelar Bachelor of Science membutuhkan kemampuan berpikir analitis dan kritis. Calon mahasiswa diharapkan dapat memecahkan masalah, menganalisis informasi, dan membuat keputusan berdasarkan pemikiran logis.

Kemampuan Komunikasi

Kemampuan komunikasi, baik lisan maupun tulisan, adalah aspek penting. Mahasiswa diharapkan dapat menyampaikan ide dan penelitian mereka dengan jelas dan efektif.

Etos Kerja dan Kemandirian

Kemampuan bekerja keras, kemandirian, dan kesiapan untuk menghadapi tantangan akademis merupakan faktor penting. Gelar Bachelor of Science seringkali memerlukan dedikasi tinggi terhadap studi dan proyek penelitian.

Universitas Terbaik untuk Menempuh Gelar B.Sc

UK dan Europe

NHL Stenden University of Applied Science

University of Twente

University College Dublin

IUBH University of Applied Science

University of Manchester

Coventry University

University of Glasgow

King’s College

Middlesex University

Asia

National University of Singapore

Zhejiang University

Asia Pacific University of Technology and Innovation (APU)

Limkokwing University of Creative Technology

PSB Academy

SHATEC Institute

Woosong University

Canada dan USA

University of Alberta

University of Waterloo

Drew University

Duke University

Illinois Institute of Technology

Hofstra University

Australia dan New Zealand

University of Sydney

RMIT University

University of Western Australia

University of Technology Sydney

Deakin University

Curtin University

Auckland University of Technology (AUT)

Southern Institute of Technology (SIT)

University of Auckland

Prospek Kerja Bachelor Of Science

Prospek kerja bagi lulusan gelar Bachelor of Science (Sarjana Sains) sangat bervariasi tergantung pada jurusan atau spesialisasi yang diambil. Berikut adalah beberapa gambaran bidang pekerjaan yang umumnya terbuka untuk lulusan Bachelor of Science dan beberapa contoh jurusan serta prospek karir yang mungkin terkait:

  1. Ilmu Komputer
  • Programmer
  • Analis Sistem
  • Pengembang Perangkat Lunak
  • Administrator Basis Data
  • Arsitek Solusi TI
  1. Matematika
  • Analis Data
  • Aktuaris
  • Konsultan Keuangan
  • Peneliti Operasi
  • Statistikian
  1. Fisika
  • Peneliti Fisika
  • Insinyur Teknologi
  • Spesialis Energi
  • Konsultan Keamanan Nuklir
  • Pengembang Instrumentasi
  1. Kimia
  • Ahli Kimia
  • Peneliti Kimia
  • Insinyur Kimia
  • Analis Laboratorium
  • Ahli Kesehatan dan Keselamatan
  1. Biologi
  • Ahli Biologi Molekuler
  • Peneliti Kesehatan
  • Ahli Ekologi
  • Spesialis Genetika
  • Analis Laboratorium Biomedis
  1. Teknik
  • Insinyur Elektrik/Mesin/Sipil
  • Ahli Teknik Lingkungan
  • Konsultan Konstruksi
  • Teknisi Proses Manufaktur
  • Desainer Produk
  1. Sains Lingkungan
  • Ahli Lingkungan
  • Peneliti Konservasi
  • Konsultan Keberlanjutan
  • Spesialis Manajemen Sampah
  • Analis Kualitas Air dan Udara
  1. Sains Kesehatan
  • Ahli Laboratorium Kesehatan
  • Asisten Penelitian Klinis
  • Analis Data Kesehatan
  • Koordinator Kualitas
  • Asisten Penelitian Medis
  1. Keuangan dan Ekonomi
  • Analis Keuangan
  • Aktuaris
  • Konsultan Perencanaan Keuangan
  • Analis Ekonomi
  • Manajer Risiko
  1. Ilmu Komunikasi
  • Penulis Ilmiah
  • Spesialis PR
  • Editor Teknis
  • Koordinator Acara Ilmiah
  • Manajer Konten Ilmiah

Biaya Kuliah Bachelor Of Science

Apabila dibandingkan dengan program kuliah lainnya Bachelor Of Science memiliki biaya kuliah yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan pada jurusan kuliah yang bergelar B.Sc akan lebih sering menggunakan sarana Lab dan Praktik. Penerapan biaya kuliah untuk gelar Bachelor Of Science berbeda-beda tergantung dengan negara dan universitas terkait. Di UK kisaran biaya untuk studi B.Sc sekitar GBP 20.000 hingga GBP 30.000 atau sekitar Rp 500.000.000-an di Australia biaya kuliah Bachelor Of Science berkisar antara AUS 20.000 hingga AUD 40.000 per tahun atau sekitar Rp 400.000.000-an per tahun. Jika di Eropa dirasa terlalu mahal Asia dapat menjadi alternatif terbaik untuk kamu yang ingin memiliki gelar B.Sc. Biaya kuliah tahunan untuk Bachelor of Science di National University of Singapore (NUS) adalah SGD 8.250. Ini untuk kursus tiga tahun. Sementara kursus empat tahun biayanya antara SGD 12,700 dan SGD 33,000.

Itulah informasi mengenai apa itu Bachelor Of Science. Apakah kamu adalah salah satu orang yang berencana untuk melanjutkan studi di jurusan yang berkaitan dengan sains, teknologi, teknik dan matematika. Nah untuk kemampuan bahasa Inggris persiapan study abroad ke luar negeri kamu bisa percayakan Titik Nol English Jogja yang merupakan cabang dari lembaga kursus bahasa Inggris terbaik Titik Nol English Course yang berpusat di Kampung Inggris Pare. Sejak tahun 2017 Titik Nol English telah menjadi meeting point para scholarship hunters yang sedang mempersiapkan diri untuk mendaftar ke Universitas terbaik dunia. Ratusan alumni dan tutor Titik Nol English telah di terima kuliah dan program beasiswa di Universitas ternama dunia. Apakah kamu yang selanjutnya? Yuk persiapkan diri sekarang juga bersama Titik Nol English Jogja!

Gelar Lulusan S3 Luar Negeri

Jenis Gelar Lulusan S3 Luar Negeri

jogja.titiknolenglish.com (Jenis Gelar Lulusan S3 Luar Negeri) – Halo semuanya, tahukah kamu apa saja jenis gelar lulusan S3 luar negeri, beberapa dari kita mungkin masih sangat awam mengenai jenis gelar di luar negeri entah itu lulusan S1 luar negeri ataupun lulusan S2 luar negeri, jika kemarin kita sudah pernah membahas untuk tipe S1 dan S2 pada kesempatan kali ini kita akan bedah jenis gelar S3 luar negeri, beberapa orang masih bingung membedakan apakah menggunakan gelar Doctorate atau PhD, dari pada semakin penasaran yuk kita ulas secara tuntas jenis gelar lulusan S3 luar negeri, simak hingga akhir.

Gelar Lulusan S3 Luar Negeri

Beberapa orang masih sangat awam membedakan antara PhD dan Doktor ketika akan melanjutkan pendidikan pascasarjana pada tingkat Strata 3. Di luar negeri memang tersedia beberapa pilihan program studi dan juga pilihan gelar. Berbeda dengan di Indonesia yang mana gelar sudah ditentukan oleh lembaga atau institusi pendidikan, di luar negeri mahasiswa dapat menentukan sendiri apakah ia akan bergelar PhD atau bergelar Doktor nantinya.

Apa itu Gelar Doktor?

Secara sederhana kita dapat mengartikan bahwasanya Doktor merupakan gelar yang diberikan untuk mereka yang telah menyelesaikan program pendidikan tertinggi Strata 3 (S3) pada pendidikan tinggi dan ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, sebelum bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor mahasiswa haruslah telah menyelesaikan studi pada program S2 atau Magister.

Gelar Doktor bisa di dapatkan atau diraih di perguruan tinggi dalam negeri, entah itu dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Sebelum dinyatakan lulus dan memperoleh gelar Doktor seorang mahasiswa harus sudah menyelesaikan seluruh persyaratan kelulusan dan juga tugas akhirnya, berupa Disertasi.

Penulisan gelar Doktor akan diberikan di depan nama mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan masa studinya, yang membuktikan bahwasanya ia telah menyelesaikan pendidikannya dalam negeri. Memiliki gelar Doktor akan sangat menunjang pada jenjang karier terutama orang-orang yang bergerak pada bidang akademik.

Apa itu Gelar PhD?

Setelah kita mengetahui terkait apa itu gelar Doktor, kita juga harus mengetahui mengenai apa itu gelar PhD. PhD merupakan akronim dari (Philosophy Doctor) atau Gelar ini mengindikasikan tingkat tertinggi dalam pendidikan di banyak negara dan biasanya digunakan untuk menyebut mereka yang telah menyelesaikan program doktoral dan memperoleh gelar doktor dalam bidang studi tertentu. Jadi, jika seseorang memiliki gelar S3, dia bisa merujuk dirinya sebagai “Doctor” atau “PhD” di luar negeri.

Pada dasarnya tidak semua program S3 luar negeri akan memberikan gelar PhD untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studinya. Gelar Doctor of Philosophy apabila diterjemahkan secara sederhana dalam bahasa Indonesia dapat kita artikan sebagai gelar Doktor Filsafat. Akan tetapi bukan seperti itu makna sesungguhnya. Pada tekniknya gelar PhD tidak hanya diberikan pada mahasiswa yang menempuh program atau telah menyelesaikan studi pada jurusan filsafat saja, gelar ini juga digunakan untuk mahasiswa S3 yang menempuh program studi lainnya.

Biasanya gelar PhD digunakan di beberapa negara di benua Eropa dan Amerika, jadi untuk kamu yang menargetkan study abroad ke negara-negara tersebut kamu akan mendapatkan gelar PhD ketika telah menyelesaikan masa studi nanti, keren sekali bukan! Sementara untuk negara selain Amerika dan Inggris Raya biasanya akan memberikan gelar yang hampir sama dengan di Indonesia, yaitu gelar Doktor bagi lulusan S3, misalnya Doctor of Engineering, Doctor of Economy, Doctor of Science, dan lain sebagainya.

Perbedaan Doktor dan PhD

Dari penjelasan di atas seperti sudah bisa kita tarik perbedaan antara gelar Doktor dan PhD, nah agar kamu makin paham jenis gelar lulusan luar negeri kita harus mengerucutkan perbedaan di antara keduanya. Meskipun pada dasarnya gelar Doktor dan PhD itu sama, yaitu sebuah gelar akademik tertinggi yang diberikan untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan pada Strata 3, akan tetapi pada gelar PhD hanya dapat diraih ketika seorang mahasiswa menyelesaikan studi di negara yang memberikan gelar tersebut, negara yang memberikan gelar PhD untuk lulusan S3 adalah negara Amerika dan negara di Inggris Raya. Sementara pada gelar Doktor akan didapatkan ketika seorang mahasiswa telah menyelesaikan studi Strata 3 di dalam negeri atau di negara-negara selain Amerika dan Inggris Raya. Banyak yang merasa gelar PhD jauh lebih sulit karena studi ditempuh di negara lain, tentu saja hal ini tidak benar karena setiap studi memiliki tingkat kesulitannya masing-masing.

Contoh Penulisan Gelar S3 Luar Negeri

Setelah kita mengetahui perbedaan gelar lulusan S3 luar negeri, hal lain yang tidak kalah penting untuk diketahui adalah bagaimana contoh penulisan gelarnya. Apabila pada gelar di bawah S3 akan dituliskan di akhir nama penerima pada gelar S3 adan dituliskan di awal nama dan disingkat Dr.

Pada penulisan gelar sorang Doktor huruf D harus ditulis kapital tidak boleh ditulis huruf kecil. Apabila kita salah menuliskan gelar Doktor dengan huruf kecil, maka artinya akan sangat jauh berbeda. Penulisan dr dengan huruf kecil berarti sebuah profesi ahli kesehatan yang bekerja di klinik, rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan lainnya, alias Dokter bukan Doktor sebagai gelar telah menyelesaikan studi tertinggi secara akademik. Lebih lanjut terdapat sebuah aturan mengenai penulisan gelar di belakang nama, gelar harus diurutkan berdasarkan jenjang pendidikan paling rendah hingga jenjang pendidikan paling tinggi. Agar lebih jelas coba lihat contoh penulisan gelar S3 berikut:

  • Sumadi, S.Kom, M.M. (Doktor, Sarjana Komputer, Master of Management)
  • Apscaca, S.Pd., M.B.A., D. (Sarjana Pendidikan, Master of Business Administration, Doctor of Philosophy)
  • Jibril Latief, B.Sc., M.Eng., D. (Bachelor of Science, Master of Engineering, Doctor of Education)

Bagaimana dengan penulisan orang-orang yang juga memiliki gelar profesor? Nah pada orang-orang yang telah memiliki gelar Dr akan tetapi juga memiliki gelar profesor, maka gelar profesor (Prof) haruslah ditulis pada bagian paling awal dan diletakkan di depan gelar Dr, berikut contoh penulisan gelar Prof yang benar:

  • Prof. Dr. Kartika, M.Eng. (Profesor, Doktor, Master of Engineering)

Apabila orang tersebut merupakan adalah seorang profesor dan juga seorang profesional dokter, maka penulisan gelarnya seperti ini:

  • dr. Annisa, S.T., MRCOG (Profesor, Doktor, dokter, Sarjana Teknik, spesialis obstetri dan ginekologi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists)

Nah untuk kamu yang ingin lanjut study abroad ke luar negeri dan ingin memperoleh gelar PhD atau Doktor yuk persiapkan diri dengan baik bersama jogja.titiknolenglish.com atau follow instagram kami di tn.jogja adalah lembaga belajar bahasa Inggris terpadu untuk kamu yang tengah mempersiapkan diri untuk study abroad ke luar negeri. Yuk susul alumni kami ke Universitas dan program-program beasiswa terbaik dunia. Info lebih lanjut klik tombol di bawah ini!

Gelar Lulusan S2 Luar Negeri

Tipe Gelar Lulusan S2 Luar Negeri

jogja.titiknolenglish.com (Tipe Gelar Lulusan S2 Luar Negeri) – Untuk kamu yang baru saja lulus Strata 1 (S1) dan kepikiran untuk lanjut studi S2 ke luar negeri, kamu wajib simak artikel berikut ini hingga akhir, karena pada kesempatan kali ini kita akan bedah secara tuntas tipe gelar lulusan S2 luar negeri. mengapa mengetahui tipe gelar lulusan S2 luar negeri sangat penting? Karena setiap negara sudah pasti memiliki sistem pendidikannya masing-masing. Secara umum terdapat dua jenis gelar master (S2) yang digunakan di luar negeri, yaitu course-based (taught) dan research-based. Nah untuk itu kamu tidak bisa asal-asalan dalam menentukan jurusan dan program apabila ingin studi S2 ke luar negeri agar kamu tidak salah pilih dan menyesal dikemudian hari. Dari pada terlalu lama, yuk kita masuk topik utamanya, simak hingga akhir ya.

Tipe Gelar S2 Luar Negeri

Fokus program pendidikan gelar master di luar negeri secara umum dikategorikan menjadi 2, yaitu Course-Based (taught) Master’s Degrees dan Research-Based Master’s Degrees. Pilihan antara Course-Based dan Research-Based tergantung pada minat, tujuan karier, dan preferensi pribadi siswa. Beberapa program juga menawarkan kombinasi dari kedua pendekatan ini, memberikan siswa kesempatan untuk belajar melalui kursus dan juga melakukan penelitian mandiri untuk tesis atau proyek akhir, sebagai syarat kelulusan.

Course-Based (Taught) Master's Degrees

Kategori studi ini menggunakan pendekatan yang menekankan pembelajaran melalui kuliah, seminar, proyek, dan ujian.
Lebih berfokus pada mata kuliah yang telah ditentukan di kurikulum program, dan siswa harus menyelesaikan sejumlah kredit yang ditetapkan untuk mendapatkan gelar Masternya.
Biasanya cocok untuk siswa yang ingin mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang bidang studi mereka tanpa fokus penelitian yang mendalam.
Tesis mungkin tidak diperlukan; namun, proyek akhir atau ujian komprehensif biasanya tetap dilaksanakan dan menjadi syarat kelulusan.

Research-Based Master's Degrees

Kategori studi ini menggunakan pendekatan yang menekankan pada penelitian independen mendalam yang dilakukan oleh mahasiswa di bawah bimbingan seorang supervisor atau academic advisor.

Mahasiswa akan melakukan penelitian yang signifikan dalam bidang studi mereka, menghasilkan tesis atau disertasi yang memberikan kontribusi baru terhadap pengetahuan di bidang tersebut.

Lebih cocok untuk siswa yang tertarik untuk mendalami pengetahuan di bidang tertentu, melakukan penelitiannya sendiri, dan mempersiapkan diri untuk karier akademis atau industri yang sangat spesifik.

Program ini biasanya membutuhkan dedikasi waktu yang lebih lama karena fokus utamanya adalah penelitian yang mendalam.

Seputar Penulisan Gelar S2 Luar Negeri

Secara teknis penulisan gelar S2 di luar negeri juga hampir sama dengan yang diterapkan di Indonesia, yang mana mahasiswa akan memperoleh gelar sesuai dengan jenjang program yang diambil dan diikuti oleh kode berdasarkan nama program studi yang ditempuh. Pada jenjang S2 mahasiswa yang baru saja menyelesaikan studi luar negeri terutama di Eropa akan mendapatkan gelar berawalan Master (M) dan diikuti dengan sambungan jenis fokus studi yang ditempuh. Di beberapa kesempatan kita akan menjumpai perbedaan penulisan antara satu Universitas dengan Universitas lainnya, karena pada dasarnya tidak ada sistem standar tunggal yang mengatur penulisan gelar.

Penulisan Gelar S2 Luar Negeri

Berikut ini adalah beberapa contoh penulisan gelar S2 atau Master di luar negeri yang cukup umum dan tersedia hampir di seluruh Universitas luar negeri:

  1. Master of Arts (MA): Biasanya terfokus pada studi humaniora, seni, atau ilmu sosial seperti sejarah, sastra, linguistik, atau ilmu politik.
  2. Master of Science (MS or MSc): Lebih umum dalam disiplin ilmu alam, matematika, teknik, dan ilmu-ilmu terkait sains seperti fisika, biologi, kimia, matematika, teknik informatika, dll.
  3. Master of Business Administration (MBA): Fokus pada manajemen bisnis dan administrasi.
  4. Master of Fine Arts (MFA): Biasanya dalam bidang seni kreatif seperti seni rupa, penulisan kreatif, atau pertunjukan.
  5. Master of Laws (LLM): Khusus untuk studi hukum.
  6. Master of Engineering (MEng): Terfokus pada bidang teknik dan rekayasa.
  7. Master of Education (MEd): Fokus pada pendidikan dan pengajaran.
  8. Master of Public Health (MPH): Lebih spesifik pada kesehatan masyarakat.
  9. Master of Social Work (MSW): Terfokus pada pekerjaan sosial dan layanan masyarakat.
  10. Master of Public Administration (MPA): Fokus pada manajemen sektor publik, analisis kebijakan, dan pelayanan publik.
  11. Master of International Relations (MIR): Berkonsentrasi pada urusan global, diplomasi, hukum internasional, dan ilmu politik.
  12. Master of Architecture (MArch): Berpusat pada arsitektur, desain, dan perencanaan kota.
  13. Master of Computer Science (MCS): Berfokus pada studi lanjutan dalam ilmu komputer, algoritma, pemrograman, dan pengembangan perangkat lunak.
  14. Master of Economics (M.Econ or M.Ec): Menekankan teori ekonomi, analisis, dan pengambilan kebijakan.
  15. Master of Applied Psychology (MAP): Berfokus pada penerapan praktis teori psikologi di berbagai bidang seperti psikologi klinis, organisasi, atau konseling.
  16. Master of Environmental Science/Studies (MEnvSc or MEnvS): Berkonsentrasi pada konservasi lingkungan, keberlanjutan, dan studi ekologi.
  17. Master of Communication (MComm): Berfokus pada teori komunikasi, studi media, jurnalisme, dan komunikasi strategis.
  18. Master of International Business (MIB): Berkonsentrasi pada praktik bisnis global, perdagangan internasional, dan manajemen lintas budaya.
  19. Master of Data Science (MDS): Berfokus pada analisis data, statistik, pembelajaran mesin, dan teknologi data besar.
  20. Master of Public Policy (MPP): Menekankan analisis, perumusan, dan evaluasi kebijakan di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, atau kebijakan sosial.

Tips Persiapan S2 Luar Negeri

Pendaftaran untuk program gelar S2 (Master’s) di luar negeri memerlukan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips yang dapat membantu dalam proses pendaftaran:

Riset Universitas dan Program: Teliti universitas dan program gelar yang sesuai dengan minat akademis dan kariermu. Perhatikan kurikulum, fakultas, fasilitas, dan reputasi universitas tersebut, negara juga adalah salah satu indikator yang harus dipertimbangkan.

Persiapkan Dokumen: Pastikan Kamu memiliki semua dokumen yang diperlukan untuk aplikasi, seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, dan skor tes standar seperti TOEFL atau IELTS serta GRE atau GMAT apabila disyaratkan.

Esai Motivasi: Tulis esai motivasi atau pernyataan tujuan yang jelas dan meyakinkan. Jelaskan mengapa Kamu tertarik pada program tersebut, apa yang membuat Kamu layak, serta rencana karier setelah menyelesaikan gelar tersebut.

Surat Rekomendasi: Pastikan surat rekomendasi dari dosen atau profesional yang relevan sudah kamu dapatkan. Rekomendasi memiliki peran yang sangat mendukung dan memberikan pandangan yang baik tentang kemampuan dan pencapaianmu, sehingga peluang penerimaan aplikasi studimu akan lebih lebar.

Persiapan Wawancara (jika diperlukan): Beberapa universitas dapat mengadakan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi. Persiapkan diri dengan memahami program, mengeksplorasi pertanyaan umum, dan latihan wawancara.

Perhatikan Batas Waktu: Pastikan untuk mengikuti batas waktu pengiriman aplikasi. Lebih baik mengirimkan aplikasi Kamu jauh sebelum tenggat waktu untuk menghindari masalah teknis atau terlambat.

Perhatikan Persyaratan Visa: Jika Kamu diterima, pastikan Kamu memahami persyaratan visa untuk studi di negara yang Kamu pilih. Persiapkan dokumen yang diperlukan dan proses aplikasi visa dengan baik.

Beasiswa atau Bantuan Keuangan: Study abroad ke negara maju sudah pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Beasiswa merupakan opsi terbaik yang dapat diandalkan untuk meringankan beban biaya. Terdapat berbagai jenis program beasiswa, mulai dari yang mencakup keseluruhan biaya atau sebagian biaya saja.

Networking: Jalin koneksi dengan alumni, staf universitas, atau orang-orang yang telah mengikuti program atau berpengalaman kuliah ke luar negeri. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga dan mungkin membantu memahami lebih baik mengenai program yang akan kamu aplikasi.

Siapkan Rencana Cadangan: Selalu siapkan rencana alternatif jika aplikasi ke program yang kamu incar tidak berhasil. Beberapa strategi yang dapat diterapkan termasuk alternatif universitas, alternatif jurusan ataupun alternatif negara.

Itulah penjelasan sederhana mengenai tipe gelar lulusan S2 luar negeri yang harus kamu pahami apabila ingin study abroad ke Universitas terbaik di seluruh dunia semoga bermanfaat. Salah satu persiapan wajib apabila sedang mempersiapkan diri untuk kuliah luar negeri sudah pasti adalah kemampuan bahasa Inggris. Kamu bisa percayakan jogja.titiknolenglish.com untuk belajar bahasa Inggris persiapan kuliah ke luar negeri.

Gelar Lulusan S1 Luar Negeri

Jenis Gelar Lulusan S1 Luar Negeri

jogja.titiknolenglish.com (Jenis Gelar Lulusan S1 Luar Negeri) – Siapa yang saat ini memiliki cita-cita lanjut study abroad ke Universitas terbaik dunia? Sebelum menentukan negara, jurusan atau program beasiswa yang akan di ambil, ternyata ada banyak hal mendasar lain yang harus kamu fahami. Seperti pemahaman mengenai culture budaya, gaya hidup bahkan seperti jenis gelar lulusan S1 luar negeri juga harus kamu fahami dengan baik apabila ingin lanjut kuliah keluar negeri. Mengapa hal ini penting untuk diketahui? Tentu saja karena ini adalah luar negeri, yang bisa jadi sistem atau tata cara pendidikannya jauh berbeda dengan Indonesia, mengetahui hal-hal mendasar seperti itu dapat membuat kita lebih matang dalam menentukan tujuan dan arah pendidikan jangan sampai kita malah bingung di tengah jalan dan akhirnya menyesal dengan pilihan yang sudah di ambil. Nah agar hal tersebut tidak terjadi, yuk kita bedah bersama jenis gelar lulusan S1 luar negeri. Simak hingga akhir ya.

Gelar S1 Luar Negeri

Pada dasarnya jenjang pendidikan yang diterapkan di luar negeri juga hampir sama dengan sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia. Di Indonesia kita menyebut gelar Sarjana dengan sebutan Strata 1 (S1) pada penulisan gelar akan ditulis dengan huruf “S” besar dan diikuti dengan singkatan program studi yang ditempuh. Sementara itu di luar negeri penyebutan gelar untuk jenjang sarjana disebut Bachelor Degree, pada penyebutan gelarnya bisanya akan menggunakan huruf “B” lalu diikuti dengan jurusan studi yang ditempuh. Secara durasi pendidikan, biasanya hampir sama antara Bachelor Degree dan Strata 1 yaitu antara 3 tahun hingga 4 tahun untuk menyelesaikan masa studi penuh, untuk masing-masing Satuan Kredit Semester pada studi Bachelor dan Strata 1 juga hampir sama yaitu kurang lebih 120 SKS.

Perbedaan Bachelor Luar Negeri dan Sarjana Indonesia

Secara keseluruhan terdapat banyak kesamaan antara jenjang pendidikan Bachelor luar negeri dan Sarjana di Indonesia, mulai dari durasi studi, jumlah SKS dan secara level pendidikan. Sistem jenjang pendidikan yang diterapkan di luar negeri dimulai di abad ke-13 terdapat tiga gelar umum yang ada di luar negeri yaitu Scholar, Bachelor, dan Master atau kadang disebut Doktor atau Profesor. Istilah “Bachelor Degree” dan “Sarjana 1 (S1)” sebenarnya merujuk pada konsep yang serupa, hanya saja menggunakan istilah yang berbeda tergantung pada sistem pendidikan yang berlaku di suatu negara. Berikut adalah penjelasan perbedaannya:

Bachelor Degree

  • “Bachelor degree” adalah istilah umum yang digunakan di banyak negara, terutama di Amerika Serikat dan sebagian besar negara yang mengadopsi sistem pendidikan Amerika.
  • Ini merujuk pada gelar akademis yang diberikan setelah menyelesaikan program studi tingkat perguruan tinggi atau universitas.
  • Ada berbagai jenis gelar sarjana, seperti Bachelor of Arts (BA), Bachelor of Science (BS), dan sebagainya, yang diberikan berdasarkan bidang studi yang diambil oleh mahasiswa.

Sarjana 1 (S1)

Sarjana 1 (S1) adalah istilah yang lebih umum digunakan di Indonesia dan beberapa negara yang mengadopsi sistem pendidikan Indonesia.

  • Ini juga merujuk pada gelar akademis yang diberikan setelah menyelesaikan program studi tingkat perguruan tinggi atau universitas.
  • Di Indonesia, gelar ini biasanya diberikan dalam bentuk “Sarjana” diikuti oleh nama bidang studi, seperti Sarjana Teknik (S.T.) atau Sarjana Ilmu Komunikasi (S.Ikom) dan lain sebagainya.

Jadi, pada dasarnya, “Bachelor Degree” dan “Sarjana 1 (S1)” merujuk pada konsep yang sama, yaitu gelar sarjana yang diberikan setelah menyelesaikan program studi tingkat perguruan tinggi atau universitas, hanya saja istilah yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada penerapan sistem pendidikan di suatu negara.

Contoh Gelar S1 Luar Negeri

Nama GelarTitleBidang Studi
Bachelor of AgricultureB.Ag.Agrikultur/Pertanian
Bachelor of ArchitectureB.Ar/B.ArchArsitektur
Bachelor of ArtB.A.Kesenian
Bachelor of DesignB.DesDesain
Bachelor of Business AdministrationB.BaAdministrasi Bisnis
Bachelor of BusinessB.BBisnis
Bachelor of Fine ArtsB.F.ASeni Rupa
Bachelor of EngineeringB.EngTeknik
Bachelor of EducationB.EdPendidikan
Bachelor of LawL.L.BHukum
Bachelor of PhilosophyB.Phil.Filsafat
Bachelor of PharmacyB.PharmFarmasi
Bachelor of ScienceB.S./B.ScSains
Bachelor of Social SciencesB.S.SIlmu Kemasyarakatan
Bachelor of LiteratureB.Lit.Sastra
Bachelor of JournalismB.J.Jurnalisme
Bachelor of Software EngineeringB.S.W.E.Teknik Perangkat Lunak
Bachelor of ForestryB.F.Kehutanan
Bachelor of NursingB.N.Keperawatan
Bachelor of MusicB.M.Musik
Bachelor of Science in Mechanical EngineeringB.S.M.E.Ilmu Teknik Permesinan
Bachelor of Science in Mining EngineeringB.S.MI.E.Teknik Pertambangan
Bachelor of DivinityB.D.Agama
Bachelor of Hebrew LettersB.H.L.Bahasa Ibrani
Bachelor of Civil EngineeringB.C.E.Teknik Sipil
Bachelor of Marine ScienceB.M.S.Ilmu Kelautan
Bachelor of Biomedical EngineeringB.B.m.E.Teknik Biomedis
Bachelor of Religious EducationB.R.E.Pendidikan Keagamaan

Kelebihan Study Abroad ke Luar Negeri

Dapat merasakan studi ke negara-negara maju pastinya akan memberikan pengalaman, pengetahuan dan berbagai keuntungan bagi pribadi hingga karier masa depan, berikut adalah beberapa kelebihan study abroad ke luar negeri:

Pilihan Studi yang Lebih Beragam

Semakin maju suatu negara biasanya akan semakin maju pula tingkat pendidikannya. Di luar negeri biasanya tersedia lebih banyak pilihan departemen dan jurusan kuliah yang dapat di tempuh, hal ini tidak lain karena untuk menjawab permintaan pasar, perusahaan, industri dan pemerintahan dalam memenuhi tantangan perubahan dan zaman. Peluang tersebut membuka peluang tidak hanya pada karier tetapi pada sistem pendidikan, negara yang memiliki teknologi lebih maju, sudah pasti membutuhkan sumber daya manusia yang profesional untuk itu di luar negeri biasanya tersedia lebih banyak fakultas dan jurusan yang bisa dijadikan pilihan studi.

Kuliah Sambil Kerja

Salah satu budaya unik di luar negeri adalah kuliah sambil kerja, budaya sekolah sambil kerja di luar negeri tidak hanya untuk jenjang sarjana saja, budaya tersebut sudah biasa dilakukan oleh anak-anak yang usianya lebih dari 17 tahun, biasanya mereka sudah mulai bekerja part time, jadi apabila kamu ingin study abroad ke luar negeri sangat lumrah untuk nyambi bekerja sampingan, sistem kerja di luar negeri juga sudah tertata rapi jadi tiap karyawan akan dibayar berdasarkan waktu kerja (per jam) jadi selain memperoleh ilmu kamu juga akan mendapatkan uang tambahan.

Jaringan Internasional

Salah satu hal keren dari pergi ke sekolah adalah bertemu dengan banyak orang. Kenalan atau teman-teman itulah yang nantinya bisa membuka peluang ke berbagai hal, entah itu karier, bisnis atau hal-hal luar biasa lainnya. Nah dengan pengalaman studi ke luar negeri tentunya jaringanmu semakin luas, jadi kamu memiliki kesempatan lebih luas lagi. Meskipun apabila kamu kuliah menggunakan beasiswa yang mensyaratkan untuk kembali ke negara asal setelah lulus, kamu tetap akan memiliki koneksi internasional dengan teman-teman selama kuliah di luar negeri, jadi peluang karier, info terbaru akan terbuka lebar.

Nah itulah penjelasan mengenai jenis gelar S1 luar negeri yang harus kamu ketahui. Untuk persiapan study abroad percayakan saja di jogja.titiknolenglish.com kamu akan dapat kelas persiapan kuliah luar negeri, satu hal yang tidak kalah penting ketika mempersiapkan diri untuk studi ke luar negeri adalah kemampuan bahasa Inggris. Kemampuan bahasa Inggris akademik memiliki kesulitan lebih tinggi apabila dibandingkan dengan bahasa Inggris umumnya. Selain itu kamu juga harus memiliki bukti kecakapan berbahasa Inggris terstandar dengan skor yang disyaratkan. Jadi untuk bisa kuliah ke luar negeri kamu perlu persiapan yang sangat matang, agar persiapan kuliah luar negerimu terstruktur yuk persiapkan semuanya di jogja.titiknolenglish.com klik tombol di bawah ini untuk mendaftar.

Perbedaan Undergraduate dan Graduate

Perbedaan Undergraduate dan Graduate serta Postgraduate: Study Abroad

jogja.titiknolenglish.com (Perbedaan Undergraduate dan Graduate serta Postgraduate: Study Abroad) – Punya cita-cita study abroad ke Universitas terbaik dunia? Tahukah kamu tiap negara memiliki istilah yang berbeda-beda untuk tiap sistem pendidikan dan juga jenjang pendidikan yang diterapkan. Pada kesempatan kali ini kita akan membedah secara keseluruhan perbedaan Undergraduate dan Graduate serta Postgraduate yang merupakan jenjang pendidikan yang umum di luar negeri terutama di benua Eropa dan Amerika.

Nah jadi apa yang membedakan ke tiga jenjang pendidikan tersebut, apakah jenjang pendidikan tersebut sama dengan jenjang pendidikan di Indonesia? Yuk kita kupas bersama-sama perbedaan Undergraduate dan Graduate serta Postgraduate, simak sampai akhir ya!

Apa itu Undergraduate?

Undergraduate adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada tingkat pendidikan yang berada di bawah tingkat sarjana (bachelor’s degree) dalam sistem pendidikan tinggi. Seseorang yang sedang mengejar gelar sarjana atau belum menyelesaikan gelar sarjana dapat disebut sebagai mahasiswa Undergraduate, di Indonesia program ini dapat kita nilai setara dengan program Diploma.

Di luar negeri tingkat Undergraduate biasanya dibedakan lagi dalam beberapa program-program seperti Certificate, Associate’s degree (gelar Associate) dan Bachelor’s degree (gelar Sarjana). Gelar Certificate biasanya dapat ditempuh selama satu tahun, sementara Associate biasanya memerlukan sekitar dua tahun studi penuh dengan beban studi kurang lebih 60-an SKS. Pada gelar Bachelor Degree dapat ditempuh selama kurang lebih empat tahun dengan beban studi 120 SKS.

Graduate Adalah?

Graduate adalah istilah yang merujuk kepada seseorang yang telah menyelesaikan tingkat pendidikan tinggi atau telah menerima gelar akademik, mencakup mahasiswa yang telah menyelesaikan gelar yang setara dengan tingkat sarjana (bachelor’s degree) atau gelar pascasarjana (graduate degree), seperti gelar magister (Master’s degree) atau gelar doktor (Ph.D.). Dalam arti lain graduate juga dapat diartikan sebagai jenjang pendidikan lanjutan setelah Bachelor (S1) Jika diibaratkan dalam istilah sistem pendidikan di Indonesia, graduate merupakan  jenjang pendidikan S2 untuk mendapat gelar Master atau Magister. Gelar yang didapat ketika menyeleaaikan program pendidikan di Graduate adalah Master Degree. Jadi dapat kita simpulkan bahwa jenjang pendidikan Graduate merupakan jenjang pendidikan tinggi luar negeri yang setara dengan program Pasca Sarjana atau S2. Lama durasi program Graduate adalah 1 hingga 2 tahun.

Apa itu Postgraduate?

Postgraduate adalah istilah yang merujuk kepada tingkat pendidikan yang berada di atas tingkat sarjana (bachelor’s degree) dalam sistem pendidikan tinggi. Ini mencakup gelar-gelar pascasarjana seperti gelar magister (Master’s degree) dan gelar doktor (Ph.D.). Tingkat pendidikan ini biasanya menawarkan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendalami studi dalam disiplin ilmu tertentu setelah menyelesaikan gelar sarjana. Secara sederhana Postgraduate dapat diartikan sebagai jenjang pendidikan tinggi untuk memperoleh gelar Doktor. Lama durasi untuk menempuh program Postgraduate kurang lebih sekitar 3 tahun, jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari Postgraduate adalah Postdoctoral.

Persyaran Masuk Undergraduate, Graduate dan Postgraduate

Syarat masuk ke tingkat pendidikan Undergraduate, Graduate, dan Postgraduate dapat bervariasi tergantung pada negara, institusi pendidikan, dan program studi yang diinginkan. Namun, secara umum, berikut adalah perbedaan dalam syarat masuk untuk ketiga tingkat tersebut:

Undergraduate

Untuk lanjut gelar Sarjana (Bachelor’s Degree) atau baru akan mendaftar ke Undergraduate,  calon mahasiswa diharuskan memiliki ijazah sekolah menengah atas, GED atau setara. Di beberapa negara dan Universitas biasanya juga perlu mengikuti tes masuk seperti SAT atau ACT ataupun tes lainnya. Persyaratan pendaftaran bisa saja berbeda antar negara dan universitas, jadi kamu harus memeriksa persyaratan spesifik dari institusi yang ingin di aplikasi.

Graduate (Pascasarjana)

Sementara untuk gelar Magister (Master’s Degree), untuk masuk ke program magister,  biasanya perlu memiliki gelar sarjana dalam bidang yang relevan. Beberapa program magister juga memiliki persyaratan khusus, seperti pengalaman kerja atau tes STR (seperti GRE atau GMAT). Beberapa program magister mungkin meminta surat rekomendasi, esai pribadi, dan wawancara.

Postgraduate (Pascasarjana Lanjut)

Gelar Doktor (Ph.D.) untuk masuk ke program doktor (Ph.D.), biasanya perlu memiliki gelar magister dalam bidang yang relevan. Persyaratan tambahan bisa mencakup penelitian sebelumnya yang terkait, surat rekomendasi, dan proyek penelitian yang baik direncanakan. Beberapa program Ph.D. mungkin mewajibkan tes standar seperti GRE atau GMAT, serta wawancara dan esai.

Prospek Kerja Undergraduate, Graduate dan Postgraduate

Pada dasarnya prospek kerja untuk seseorang dengan tingkat pendidikan Undergraduate, Graduate, dan Postgraduate bervariasi tergantung pada tingkat pendidikan tersebut, disiplin ilmu/jurusan, kualifikasi, pengalaman, jaringan dan faktor-faktor lainnya. Berikut penjelasan singkat tentang prospek kerja untuk ketiga tingkat pendidikan tersebut:

Undergraduate

Seseorang dengan gelar Undergraduate biasanya memiliki berbagai peluang karier di berbagai sektor. Namun, jenis pekerjaan yang tersedia tergantung pada disiplin ilmu yang dipelajari. Beberapa pekerjaan memerlukan gelar sarjana dalam disiplin tertentu, seperti insinyur, dokter gigi, akuntan dan lain sebagainya.

Di banyak kasus, seseorang dengan gelar Undergraduate hingga sarjana juga dapat menduduki berbagai bidang pekerjaan seperti pemasaran, manajemen, sumber daya manusia, pendidikan, layanan sosial, dan lainnya. Sementara, untuk memasuki bidang yang lebih spesifik atau posisi yang lebih tinggi, biasanya akan disyaratkan melanjutkan pendidikan pascasarjana.

Graduate

Memiliki gelar magister (Master’s degree) dapat membuka pintu ke posisi yang lebih tinggi dan lebih spesifik dalam berbagai bidang. Ini juga dapat meningkatkan prospek gaji. Seseorang dengan gelar magister dapat memasuki berbagai pekerjaan yang memerlukan pemahaman yang lebih mendalam dalam bidang studi mereka, seperti manajemen proyek, analisis data, konsultasi, pengajaran di tingkat perguruan tinggi, dan lainnya.

Postgraduate

Memperoleh gelar doktor (Ph.D.) adalah gelar istimewa yang biasanya akan ditempuh oleh seorang akademisi, dan pekerjaan tingkat atas yang memerlukan pengetahuan dan keahlian yang tinggi. Banyak profesi seperti peneliti, ilmuwan, profesor universitas, dan ahli di berbagai disiplin ilmu harus memiliki gelar Ph.D.

Nah itulah pembahasan kita hari ini mengenai perbedaan Undergraduate dan Graduate serta Postgraduate untuk kamu yang berkeinginan untuk lanjut study abroad ke Universitas terbaik dunia. Dalam menentukan prospek karier. Kualifikasi tambahan seperti sertifikat, pelatihan, atau sertifikasi, kemampuan individu dan relasi juga dapat meningkatkan prospek kerja dalam beberapa kasus. Kemampuan bahasa Inggris hari ini juga merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus kamu miliki untuk bisa sukses dalam pendidikan dan karier.

Nah untuk kamu yang berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya dan sedang bingung mencari tempat kursus bahasa Inggris yang recommended langsung saja gabung di jogja.titiknolenglish.com ya Titik Nol English Course yang merupakan lembaga kursus bahasa Inggris terbaik untuk scholarship hunter dan para calon mahasiswa yang ingin study abroad mempersiapkan diri dan mengasah kemampuan bahasa Inggris yang ia miliki di Kampung Inggris Pare kini tersedia di Yogyakarta, jadi untuk kamu tidak perlu jauh-jauh ke Kampung Inggris Pare, dengan metode belajar yang sama efektif dan efisiennya, kamu akan belajar bersama tutor profesional terbaik dan berpengalaman.

Masih bingung harus ambil program yang mana yuk konsultasi bersama tim ahli dari jogja.titiknolenglish.com klik tombol WhatsApp di bawah!

×