Materi Tes Structure TOEFL yang Sering Diujikan

Structure TOEFL

Hai TNers! Ingin tau materi-materi apa saja yang akan keluar dalam TOEFL nanti? Tenang, Minol akan membagikan beberapa kisi-kisi materi tes structure TOEFL yang sering diujikan. Kisi-kisi ini bisa menjadi bahan latihan kamu dalam rangka mempersiapkan tes TOEFL nantinya, jadi simak sampai habis ya, dan selamat belajar.

Materi Tes Structure TOEFL yang Sering Diujikan

Berikut ini beberapa materi tes structure TOEFL yang sering muncul dan sering diujikan.

1. Correlative Conjunction

Yang harus kamu ketahui dalam bagian correlative conjunction terkait penggunaan parallel structure dari kata-kata both … and, as well as, not only … but also, dan neither & either. Contoh soal dalam tes TOEFL.

Contoh Soal:

Benny Goodman was equally (A) talented as both a jazz performer (B) as well as (C) a classical musician (D)

Analisis soal: 
Jawabannya adalah C.
Perhatikan kata bothBoth harus berpasangan dengan and. Jadi as well as seharusnya and.

2. Infinitive

Terdapat beberapa kata kerja yang membutuhkan (to) infinitive jika disandingkan dengan kata kerja lain seperti afford, agree, appear, arrange, ask, beg, care, claim, consent, decide, demand, expect, fail, hesitate, learn, hope, manage, mean, need, offer, plan, prepare, pretend, promise, refuse, seem, struggle, swear, threaten, volunteer, wait, want, wish.

Contoh Soal:

After being (A) indicated for (B) his part in a bank robbery, the reputed (C) mobster decided find (D) another attorney.

Analisis soal:
Jawabannya adalah D

Find seharusnya to find.
Decided + to infinitive.

3. Main Verb

Yang perlu kamu tahu dalam bagian ini adalah terkait kesesuaian antara subject dan verb (term yaitu subject verb agreement). Kalimat dalam bahasa Inggris mesti mempunyai verb dan subject. Jika subject berbentuk singular maka verb seharusnya berbentuk singular, jika subject berbentuk jamak maka verb seharusnya berbentuk plural.

Contoh soal:

Every human typically (A) have (B) twenty-three pairs of (C) chromosomes in most cells (D)

Analisis soal:
Jawabannya B

Have seharusnya has.
Subject kalimat every human yang berbentuk singular membutuhkan verb yang berbentuk singular. Karena have merupakan kata kerja bentuk plural maka have mesti diganti menjadi has (singular dari have).

4. Used to

Used to + V I 

dulu biasa / dulu pernah

Be + used to + verb ing/noun

terbiasa, sudah biasa

 

I used to sleep on a mat

Dulu saya biasa tidur di atas tikar

I’m used to sleeping on a mat

Saya sudah terbiasa tidur di atas kasur

Contoh soal:

Bess is used to fly (A) after having crossed (B) the continent many times (C) during the past decade (D)

Analisis soal:
Jawabannya A.

To fly seharusnya to flying.
Be + used to + verb -ing.

5. Gerund (Verb -ing)

Terdapat beberapa kata kerja yang membutuhkan gerund (-ing form) jika disandingkan dengan kata kerja lain seperti admit, anticipate, appreciate, avoid, complete, consider, delay, deny, discuss, dislike, enjoy, finish, keep, mention, mind, miss, postpone, practice, quit, recall, recollect, recommend, resent, resist, risk, suggest, tolerate, suggest, tolerate, understand. 

Contoh soal:

Rita enjoyed to be (A) able to meet (B) several (C) members of Congress during her vacation (D)

Analisis soal:
Jawabannya adalah A. 

To be seharusnya being.
Enjoyed + gerund.

6. Auxiliary Verb

Auxiliary verb adalah kata kerja tambahan yang digunakan bersamaan dengan main verb untuk menambahkan arti. Be, have, do, dan modal merupakan auxiliary verb.

Contoh dalam kalimat:

  1. BE + -ing
    The farmers are cultivating a new plant variety to gain their harvest.
  2. HAVE + participle
    The farmers have cultivated a new plant variety to gain their harvest.
  3. MODAL + verb word
    The farmers should cultivate a new plant variety to gain their harvest.

Contoh soal:

The game is (A) interesting (B), but (C) all the participants struggling (D)

Analisis soal:
Jawabannya adalah D.

Participants struggling seharunsya participants are struggling.

7. Subject + BE + Verb -ing

Dalam auxiliary verb yang harus Anda perhatikan adalah:
– selalu gunakan BE untuk verb -ing
– seallu gunakan HAVE untuk participle, dan
– selalu gunakan modal untuk kata kerja

Sehingga pada soal di atas penggunaan verb -ing (struggling) tanpa didahului BE tidak dibenarkan. Formula untuk auxiliary verb pasif:

S + BE + participle

1. A new plant variety is cultivated by the farmers to gain their harvest.
2. A new plant variety has been cultivated by the farmers to gain their harvest.
3. A new plant variety should be cultivated by the farmers to gain their harvest.

8. Conditionals

Terdapat 3 bentuk conditional sentence. Silahkan belajar dengan baik terkait topik ini juga bentuk inversi dari tipe ke-3.

simple present  —–> simple present 
simple present  —–> will + simple form

Contoh soal:

If the result of this research is (A) meaningful (B), the project (C) has continued (D)

Analsis soal:
Jawabannya adalah D.

Has continued seharusnya will continue.
simple present  —–> will + simple form

9. Comparison

3 bentuk yang mesti Anda kuasai dalam topik comparison ini: comparative, superlative, dan bentuk irregular (tidak mengikuti aturan pada comparative dan superlative). 

Contoh soal:

Until recently (A), California was largest (B) producer (C) of oranges (D) in the U.S.

Analisis soal:
Jawabannya adalah B.

Largest merupakan bentuk superlative yang membutuhkan kata the. Largest seharusnya the largest.

10. Preposition

Posisi prepositional phrase bisa saja antara subject dan verb.

Contoh soal:

Five miles beyond the hills (A) were (B) a fire with its (C) flames reaching (D) up the sky.

Analisis soal: 
Jawabannya B.

karena kata were di atas tidak dibenarkan.
Subject kalimat adalah five milesFive miles masuk dalam expression of quantity yang mensyaratkan kata kerja tunggal. Olehnya were seharusnya was

Beyond the hills merupakan prepositional phrase. Walau hills merupakan bentuk jamak yang sesuai dengan kata were tapi hills di atas masuk ke dalam prepositional phrase, sehingga hills bukanlah subject kalimat.

11. Negative Emphasis

Negative emphasis digunakan untuk menjawab pertanyaan “how often?‘ dan digunakan pada awal pernyataan yang menandakan adanya suatu penekanan. Contoh kata-kata negatif emphasis adalah not one, not until, never, never again, very seldom, dan only rarely

Contoh soal:

Never in the history (A) of humanity there have (B) been more people (C) living (D) on this relatively small planet. 

Analisis soal:
Jawabannya adalah B. 

There have seharusnya have there.

Itulah beberapa materi structure TOEFL yang sering diujikan. Dalam mempersiapkan TOEFL kamu perlu memahami mengenai soal-soal TOEFL itu sendiri, disamping itu juga perlu banyak mengerjakan latihan soal agar semakin terbiasa dengan soal-soal TOEFL.

Jika kamu bertempat tinggal di Jogja dan sedang ingin belajar bahasa Inggris untuk mempersiapkan tes TOEFL, kamu bisa bergabung di  Program Persiapan TOEFL Offline dari Titik Nol English Course Jogja. Disini kamu akan dibimbing oleh tutor berpengalaman, belajar TOEFL jadi lebih mudah karena materi yang terstruktur. Selain itu tersedia juga kelas siang dan malam sehingga kamu bisa ikutan kelas sesuai dengan jadwal yang kamu inginkan.

So, tunggu apalagi? Yuk persiapkan skor TOEFL mu dengan gabung programnya sekarang juga!