Ingin skor tes Writing IELTS lebih tinggi? Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memahami format tes dan menerapkan strategi menulis yang tepat. Tapi, banyak peserta IELTS yang merasa bagian Writing menjadi tantangan karena harus menulis dalam waktu terbatas, harus bisa menuangkan ide, menyusun argumen, dan menulis dalam bahasa Inggris dengan grammar rapi.
Kamu harus sering belajar dan berlatih agar bisa memudahkan kamu untuk menemukan pola soal dan jawaban yang disukai examiner. Nah, biar persiapanmu maksimal, yuk simak panduan berikut ini!
Baca juga: Mau Capai IELTS Score Impian? Ini Tips yang Wajib Kamu Coba
Format Writing IELTS
Tes Writing IELTS terdiri dari dua tugas yang harus diselesaikan dalam 60 menit. Baik IELTS Academic maupun IELTS General Training memiliki format yang sedikit berbeda, tapi tetap menguji kemampuan menulis secara efektif dalam bahasa Inggris.
Pada IELTS Academic, di Task 1 peserta diminta menjelaskan informasi dari grafik, tabel, atau diagram. Sementara Task 2 berupa esai yang membahas topik tertentu dan menyampaikan opini atau argumen. Sedangkan pada IELTS General Training, Task 1 biasanya berupa penulisan surat dan Task 2 berupa esai dengan topik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Tips Mengerjakan Task
Di tes IELTS Academic banyak yang berpikir Task 1 hanya soal mendeskripsikan grafik. Padahal, examiner juga ingin melihat kemampuanmu menemukan tren utama dan membandingkan informasi yang ada. Tipsnya, fokus pada gambaran besar terlebih dahulu sebelum masuk ke detail angka. Sedangkan untuk IELTS General Training, kamu diminta menulis surat sesuai situasi yang diberikan, dan pastikan nada atau gaya bahasanya sesuai.
Sedangkan Task 2, memiliki bobot nilai yang lebih besar dibandingkan Task 1. Jadi, jangan sampai kehabisan waktu di Task 1. Kamu akan diminta memberikan opini, membahas kelebihan dan kekurangan, atau menyelesaikan permasalahan.
Tips Skor Tinggi
- Buat Kerangka Sebelum Menulis
Luangkan waktu 2-3 menit untuk membuat outline sederhana yang terdiri dari pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Cara ini membuat ide lebih terstruktur dan lebih mudah untuk dipahami examiner.
- Fokus Tata Bahasa
Banyak yang sengaja menggunakan kata-kata rumit agar terlihat pintar. Padahal kalau penggunaannya kurang tepat justru mengurangi nilai. Pastikan dulu kamu menguasai vocabulary yang digunakan, paham penggunaan tenses, dan subject-verb agreement.
- Mengelola Waktu
Gunakan sekitar 20 menit untuk Task 1 dan 40 menit untuk Task 2. Sisakan beberapa menit di akhir untuk mengecek ulang tulisanmu dari typo atau susunan kata yang kurang tepat karena terburu-buru.

Contoh Jawaban Task 2
Topic: Some people believe that technology makes life easier, while others think it makes life more complicated. Discuss both views and give your opinion.
Sample Introduction: Technology has become an essential part of modern life. While some people argue that technological advancements simplify daily activities, others believe they create new challenges. In my opinion, technology generally makes life easier despite certain drawbacks.

Baca juga: Belajar IELTS dari Nol Simpel dan Nggak Bikin Pusing
Tes Writing IELTS memang butuh latihan, tapi bukan berarti sulit untuk mendapatkan skor tinggi. Dengan memahami format tes, mengetahui kriteria penilaian, dan membiasakan diri menulis dalam bahasa Inggris, peluangmu untuk mendapatkan band score yang lebih tinggi akan semakin besar. Semakin sering latihan dan evaluasi, semakin cepat juga kemampuanmu berkembang.
Kalau kamu ingin lebih siap lagi untuk menghadapi tes IELTS, kamu bisa belajar di Titik Nol English Course Jogja. Kamu akan belajar dengan tutor berpengalaman, mendapatkan koreksi Writing secara detail, dan berlatih soal-soal IELTS terbaru.


