
Halo TNers! Siapa yang bermimpi merasakan langsung kehidupan masyarakat Jepang, bukan sekadar lewat buku, dengan rutinitas kerja dan hidup mandiri? Mencari program yang menawarkan imersi total tanpa menuntut biaya besar di awal memang sulit dihindari. Tapi tenang, melalui jalur unik Beasiswa Yomiuri Shimbun, semua mimpi itu jadi nyata.
Program ini memang terkenal karena hasilnya yang cepat terasa. Peningkatan skill bahasa yang pesat, adaptasi budaya yang kuat, dan kemandirian finansial yang teruji. Minol akan kupas cara kerja program, dua jalur utamanya, dan biaya yang perlu disiapkan. Baca sampai tuntas supaya kamu tahu apakah jalur komitmen tinggi ini cocok buatmu.
Apa itu Beasiswa Yomiuri Shimbun?
Beasiswa Yomiuri Shimbun adalah program pendidikan internasional dari Yomiuri Newspaper Center Jepang yang memberi kesempatan mahasiswa Indonesia untuk belajar bahasa Jepang secara intensif langsung di Jepang. Pesertanya dulu didominasi oleh mahasiswa jurusan Bahasa Jepang, tetapi sekarang semakin terbuka bagi siapa saja yang sudah punya dasar bahasa Jepang dan ingin memahami budaya Jepang lewat pengalaman secara langsung.
Program ini menyediakan dua jalur utama. Pertama adalah pendidikan satu tahun di Tokyo World Japanese Language School (TWJLS) yang dilanjutkan magang profesional di industri media Yomiuri. Kedua berlangsung dua tahun di First Study Osaka, di mana TNers belajar bahasa sambil menjalani kerja part time sebagai pengantar koran. Penempatan saat mulai kerja di Jepang berada di area Tokyo, Kanagawa, Chiba, atau Osaka, tergantung jalur yang diikuti.
Baca Juga: Beasiswa Rotary Yoneyama untuk Kuliah S1, S2, dan S3 di Jepang
Apa Syarat Beasiswa Yomiuri Shimbun?
Berikut rangkuman syarat yang harus TNers penuhi untuk ikut program ini:
- Lulusan SMA/SMK/D3/S1
- Usia maksimal 27 tahun pada April pada tahun keberangkatan.
- Punya sertifikat JLPT N5 atau pernah belajar bahasa Jepang minimal 150 jam.
- Belum pernah sekolah bahasa atau sekolah formal di Jepang
- Belum pernah ikut kenshuusei atau magang Jepang
- Memiliki SIM C aktif
- Belum menikah
- Sehat jasmani & rohani
- Tidak punya catatan kriminal
- Mendapat izin orang tua
- Siap ikut rangkaian program dan hadir wawancara mitra Yomiuri yang ada di Indonesia. Yomiuri bekerja sama dengan beberapa kampus Indonesia seperti Universitas Al-Azhar Indonesia, UNPAD, Universitas Brawijaya, dan BINUS. Sementara pendaftar non-kampus biasanya melalui Jellyfish Yomiuri Shimbun (JYS) Scholarship Indonesia.
Untuk detail informasi lainnya, kamu bisa langsung kunjungi akun Instagram mitra resmi Yomiuri di @jys_scholarship.
Mekanisme Kerja Beasiswa Yomiuri Shimbun
Beasiswa Yomiuri Shimbun adalah skema sponsorship yang unik, Yomiuri Ikueikai akan memberi pinjaman dana di awal untuk biaya sekolah bahasa Jepang 2 tahun kalian. Sebagai imbalan, TNers wajib bekerja part-time sebagai pengantar koran (shimbun) di wilayah Tokyo, Kanagawa, atau Chiba.
Pendidikan dan Kewajiban Kerja
Peserta yang lolos akan menempuh pendidikan bahasa Jepang secara intensif selama 2 tahun penuh di sekolah bahasa di Jepang, yang mencakup wilayah Tokyo, Kanagawa, dan Chiba. Selama periode ini, kalian wajib bekerja part-time sebagai pengantar koran (shimbun) untuk Yomiuri Shimbun, pagi sekitar 3 jam (6 hari/minggu) dan sore 2 jam (5 hari/minggu).
Sistem Biaya dan Realita Finansial
Uang sekolah yang didanai akan dikembalikan bertahap melalui gaji part-time kalian. Perlu dicatat, gaji kotor bulanan adalah sekitar ¥140.000. Setelah dipotong untuk sewa asrama wajib (¥34.000), utilitas (¥5.000), dan cicilan (¥11.000), uang saku bersih yang diterima TNers adalah sekitar ¥90.000 per bulan.
Baca Juga: Beasiswa MEXT Program Senshu, Peluang Studi Vokasi di Jepang
Rincian Biaya Awal Pendaftaran
Meskipun biaya sekolah ditalangi, tetap ada biaya awal yang perlu TNers siapkan sebelum berangkat:
- Biaya proses: Rp 15.000.000 (dibayar setelah lulus wawancara)
- Biaya keberangkatan: Rp 25.000.000 (dibayar setelah COE terbit)
- Tiket pesawat: Rp 12.450.000 dari Jakarta ke Tokyo
- Biaya hidup awal: ¥50.000-¥75.000 (sekitar 5juta-8juta)
Jika dibandingkan dengan program Jepang lainnya, biaya awal program ini termasuk realistis dan mudah dikelola karena sebagian besar sudah ditutupi melalui kerja part time.
Beasiswa Yomiuri Shimbun adalah pilihan tepat buat TNers yang ingin belajar bahasa Jepang sambil merasakan langsung kehidupan dan budaya kerja di Jepang. Dengan sistem belajar yang jelas, gaji part time stabil, dan dukungan asrama, program ini bisa membentuk kemandirian dan kemampuan komunikasi yang akan bermanfaat jangka panjang.
Walaupun aktivitasmu nanti banyak memakai bahasa Jepang, kemampuan bahasa Inggris tetap penting untuk berinteraksi dengan pekerja asing dan membangun relasi selama part time. TNers bisa mulai mempersiapkan diri lewat program kursus offline bahasa inggris supaya lebih percaya diri menghadapi lingkungan internasional saat sudah berada di Jepang.
Yuk tingkatin kemampuan komunikasi bahasa inggrismu sekarang!
