7 Ciri-Ciri Slang in English yang Perlu Kamu Tahu!

Ciri-Ciri Slang in English

Hai Tners! Pernah dengar teman bilang What’s up? No worries, atau I’m broke, tapi bingung kenapa artinya berbeda dari terjemahan di kamus? Nah, beberapa ungkapan tersebut dikenal sebagai slang, yaitu istilah informal yang banyak digunakan dalam percakapan bahasa Inggris. Sebelum menggunakannya, kamu perlu memahami ciri-ciri slang in English agar gak salah memakainya dalam situasi tertentu. Yuk, kenali karakteristiknya satu per satu!

Baca Juga: 15 Contoh Kata Slang Bahasa Inggris, Bikin Speaking Kamu Makin Keren

Apa Itu Slang in English?

Slang adalah kata atau ungkapan yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari dengan gaya bahasa yang santai. Biasanya, slang muncul dari pergaulan, media sosial, film, musik, atau budaya yang sedang populer. Karena sifatnya gak resmi, slang lebih cocok digunakan saat mengobrol dengan teman atau orang yang sudah akrab. Sebaliknya, dalam situasi formal seperti presentasi atau wawancara kerja, penggunaan slang sebaiknya dihindari.

Kenapa Penting Memahami Slang?

Memahami slang membuatmu lebih mudah mengerti percakapan bahasa Inggris sehari-hari. Kamu juga jadi lebih mudah memahami isi film, lagu, podcast, konten media sosial berbahasa Inggris, hingga percakapan dengan native speaker. Selain itu, kemampuan ini membuatmu lebih percaya diri saat berkomunikasi. Perlu diingat, slang sebaiknya digunakan dalam situasi santai, sedangkan untuk acara formal tetap gunakan bahasa Inggris yang baku.

Ciri-Ciri Slang in English

Gak semua kata dalam bahasa Inggris termasuk slang. Ada beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan untuk mengenali apakah suatu kata termasuk slang atau kosakata formal. Nah, agar lebih mudah mengenalinya, berikut ini ciri-ciri slang in English yang perlu kamu ketahui.

1. Digunakan dalam Situasi Santai

Slang hampir selalu dipakai dalam percakapan informal, seperti saat mengobrol dengan teman, chatting, atau berinteraksi di media sosial. Penggunaan slang membuat percakapan terdengar lebih santai dan natural, seperti cara native speaker berbicara sehari-hari. Selain menunjukkan kedekatan, slang juga membuat suasana obrolan lebih akrab. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan usia lawan bicara agar komunikasi tetap nyaman.

2. Gak Selalu Ada di Kamus

Gak semua kata slang langsung masuk dalam kamus karena perkembangannya sangat cepat. Beberapa istilah bahkan baru banyak digunakan setelah sering muncul dalam percakapan, media sosial, atau budaya populer. Seiring berjalannya waktu, jika penggunaannya semakin luas, barulah sebagian slang dapat dimasukkan ke dalam kamus resmi. Karena itulah, gak semua slang yang sedang populer bisa langsung ditemukan di kamus.

3. Memiliki Arti Berbeda dari Makna Aslinya

Salah satu ciri slang dalam bahasa Inggris adalah maknanya sering gak sama dengan arti literalnya. Misalnya, I’m broke bukan berarti “rusak”, tetapi “sedang gak punya uang”. Contoh lainnya yaitu:

  • Cool = keren (bukan dingin)
  • Sick = keren (dalam konteks tertentu, bukan sakit)
  • Bro = teman dekat atau sahabat

Karena itu, memahami konteks sangat penting agar gak salah paham.

4. Dipengaruhi Budaya dan Tren

Media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan Reddit sering melahirkan slang baru. Selain itu, film, lagu, dan influencer juga berperan dalam mempopulerkan berbagai istilah. Hal tersebut membuat kosakata slang terus mengalami perubahan seiring munculnya tren dan perkembangan budaya populer. Semakin sering suatu istilah digunakan oleh banyak orang, semakin besar peluangnya menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.

5. Membuat Percakapan Lebih Natural

Salah satu fungsi slang adalah membuat percakapan terdengar lebih santai dan natural. Itulah sebabnya native speaker sering menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari. Penggunaan slang juga membuat cara berbicara terdengar lebih akrab dan gak terlalu kaku. Namun, pastikan kamu menggunakannya pada situasi yang tepat agar gak menimbulkan kesalahpahaman.

6. Gak Cocok Digunakan di Situasi Formal

Walaupun terdengar keren, slang sebaiknya gak digunakan saat menulis email resmi, membuat laporan, presentasi akademik, atau wawancara kerja. Dalam situasi tersebut, gunakan bahasa Inggris formal agar komunikasi tetap profesional. Pemilihan bahasa yang sesuai juga akan memberikan kesan lebih sopan dan menunjukkan bahwa kamu memahami situasi komunikasi dengan baik.

7. Terus Berkembang Seiring Waktu

Slang bukan kosakata yang tetap karena bahasa terus berubah mengikuti cara orang berkomunikasi. Ada istilah yang populer selama beberapa tahun, tetapi kemudian mulai jarang digunakan dan digantikan oleh istilah baru yang lebih umum digunakan oleh native speaker. Hal ini membuat kosakata slang terus bertambah dan berubah sehingga selalu muncul istilah-istilah baru.

Baca Juga: Arti Red Flag & Green Flag dalam Hubungan, Istilah Gaul Bahasa Inggris

Setelah memahami berbagai ciri-ciri slang in English, kini Tners bisa lebih mudah mengenali kapan slang digunakan dan kapan sebaiknya memakai bahasa Inggris formal. Dengan memahami karakteristiknya, kamu gak hanya menambah kosakata, tetapi juga bisa berkomunikasi dengan lebih natural, percaya diri, dan sesuai dengan situasi. 

Ingin lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, termasuk memahami slang dan idiom yang sering digunakan? Program Kursus Bahasa Inggris Online di Titik Nol English Course siap membantumu belajar bersama tutor berpengalaman dengan materi yang mudah dipahami. Sehingga kemampuan speaking, listening, dan vocabulary pun akan berkembang lebih maksimal.

Yuk, jadikan belajar bahasa Inggris-mu lebih mudah bersama Titik Nol English Course!