Jangan Salah Pilih! Perbedaan Skor Tes TOEFL iBT dan ITP

Tes TOEFL sering menjadi salah satu syarat utama untuk memenuhi persyaratan dalam mendaftar beasiswa, melanjutkan kuliah, atau mencari pekerjaan tertentu. Tes TOEFL merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang cukup populer di dunia akademik maupun profesional. Namun, TOEFL punya beberapa jenis tes, dan yang paling sering digunakan adalah TOEFL iBT dan TOEFL ITP. 

Banyak yang langsung ikut tes tanpa benar-benar memahami perbedaan antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP. Padahal, kedua tes ini punya sistem penilaian, fungsi, dan tujuan yang berbeda. Supaya kamu tidak bingung dan salah pilih, yuk pahami dulu perbedaan dari skor tes TOEFL iBT dan ITP.

Baca juga: Tips Sukses Tes TOEFL Pertama Kali, Auto lulus!

Perbedaan Skor Tes TOEFL iBT dan ITP

Banyak yang mengira skor tes TOEFL iBT dan ITP itu sama-sama untuk menguji kemampuan bahasa Inggris saja. Padahal sistem penilaian kedua tes ini sangat berbeda sehingga hasil skornya tidak bisa dibandingkan. Hal ini disebabkan karena tujuan dari penggunaannya berbeda, jadi sistem skor kedua tes ini juga berbeda cukup jauh.

Skor TOEFL iBT (Internet-Based Test)

TOEFL iBT (Internet-Based Test) memiliki rentang skor dari 0 sampai 120. Skor tersebut berasal dari empat bagian tes, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Setiap bagian memiliki skor maksimal 30 poin sehingga totalnya adalah 120 poin. Karena tes TOEFL iBT ada bagian Speaking dan Writing, tes ini dianggap lebih lengkap untuk mengukur kemampuan komunikasi bahasa Inggris akademik. 

Sehingga banyak universitas internasional lebih memilih TOEFL iBT sebagai standar kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa asing. Umumnya, skor 80–90 sudah dianggap cukup baik, sedangkan skor di atas 100 sering menjadi target banyak pelamar beasiswa.

skor-tes-toefl

Skor TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) menggunakan rentang skor sekitar 310 hingga 677. Jenis tes ini lebih fokus pada kemampuan listening, structure and written expression, dan reading comprehension. Karena tidak ada bagian Speaking dan Writing, TOEFL ITP dianggap lebih familiar bagi banyak pelajar Indonesia. 

Tes ini sering dipakai untuk kebutuhan internal kampus, syarat kelulusan, atau seleksi kerja tertentu di Indonesia. TOEFL ITP dengan skor 450 biasanya dianggap level menengah dan skor 500 ke atas sudah cukup baik untuk berbagai kebutuhan akademik maupun profesional.

skor-tes-toefl

Baca juga: Strategi dan Cara Mendapatkan Sertifikat TOEFL dengan Skor Terbaik

Perbedaan skor tes TOEFL iBT dan ITP bukan cuma soal angka, tetapi juga tujuan penggunaan dan sistem penilaiannya. Memahami perbedaan ini penting supaya kamu tidak salah pilih tes dan bisa lebih siap mencapai target skor yang dibutuhkan. Jika kamu ingin kuliah di luar negeri atau mendaftar beasiswa internasional, TOEFL iBT biasanya menjadi pilihan wajib karena lebih diakui secara global. Namun, jika tes hanya digunakan untuk untuk kebutuhan kampus lokal, syarat wisuda, atau seleksi kerja di Indonesia TOEFL ITP biasanya sudah cukup. Selain itu, biaya TOEFL ITP umumnya juga lebih terjangkau dibandingkan TOEFL iBT.

Kalau kamu sudah tahu mau pilih tes TOEFL yang mana tapi bingung untuk capai skor target yang kamu inginkan. Kamu bisa daftar program kursus bahasa Inggris di Titik Nol English Course Jogja. Dengan mentor berpengalaman, latihan rutin, dan simulasi tes TOEFL, kamu bisa lebih siap untuk meraih skor impianmu. Yuk, mulai persiapan TOEFL dari sekarang dan raih target skor impianmu untuk kuliah, beasiswa, maupun karier masa depan!