Halo TNers! Kamu masih mikir kalau belajar Bahasa Inggris itu sulit dan bikin pusing? Jangan-jangan, metode belajar kamu yang kurang cocok! Coba deh, belajar lewat contoh story telling Bahasa Inggris yang ringan dan mudah dipahami. Dari sini, kamu bakal tau kalau grammar, tenses, dan vocab bisa kok dipelajari dengan cara yang menyenangkan!
Dengan membaca dan menceritakan ulang sebuah kisah, kamu gak cuma nambah kosakata, tapi juga belajar struktur kalimat sederhana, pronunciation, sekaligus mengenal penggunaan tense yang sering muncul dalam narrative text. Nah, kali ini Minol udah siapin beberapa cerita Bahasa Inggris singkat beserta arti yang bisa kamu pakai buat latihan speaking maupun referensi tugas. Yuk, langsung simak!
Baca Juga: Contoh Cerita Rakyat Bahasa Inggris beserta Terjemahan
Kumpulan Contoh Story Telling Bahasa InggrisSingkat
Ada berbagai genre seperti fabel, cerita rakyat (folklore), fairy tale, hingga cerita inspiratif tentang kehidupan. Berikut berbagai macam contoh story telling Bahasa Inggris singkat yang bisa kamu baca!
The Ant and Grasshopper.

On one fine summer’s day in a field, a grasshopper was hopping about in a musical mood. An ant passed by bearing along with great toil an ear of corn he was taking to the nest.
The grasshopper invited the ant to sit for a chat with him. But the ant refused saying that “I’m storing up food for winter. Why don’t you do the same?” asked the ant to the grasshopper.
“Pooh! Why bother about winter?” said the grasshopper; “We have got enough food at present” But the ant went on its way and continued its toil.
Finally, when the winter came, the grasshopper found itself dying of hunger, while he saw the ants distributing corn and grain from their storage. Then the grasshopper understood that it is best to prepare for the days of necessity.
Terjemahan: Semut dan Belalang
Pada suatu hari yang cerah di musim panas di sebuah ladang, seekor belalang melompat-lompat dengan riang gembira. Seekor semut melewatinya sambil membawa sebutir jagung dengan susah payah.
Belalang kemudian mengajak semut untuk duduk dan berbincang-bincang dengannya. Namun, sang semut menolak dan berkata “Aku sedang mengumpulkan makanan untuk musim dingin, kenapa kamu tidak melakukannya juga?” tanya semut kepada belalang.
“Ah, sudahlah! mengapa repot-repot memikirkan musim dingin?” ucap belalang. “Kita sudah punya cukup makanan sekarang” tetapi semut terus berjalan dan melanjutkan pekerjaannya.
Akhirnya, saat musim dingin tiba, belalang hampir mati kelaparan, sementara ia melihat semut-semut membagikan jagung dan biji-bijian dari persediaan mereka. Pada akhirnya, belalang pun menyadari bahwa lebih baik baginya untuk mempersiapkan diri menghadapi masa-masa sulit.
Kibo’s New Year’s Eve.

Tomorrow is the Javanese New Year’s celebration. The albino buffalos will lead a grand parade to the palace. This is the first year that Kibo and his caretaker, Abi, will be in the parade.
Kibo and Abi practice walking the parade route together. They go around the palace, pass by the water fountain, and walk through the flea market. Finally they return to the palace.
The next day, Abi sings Kibo a soothing song as they get ready. It is a beautiful night for a parade! Everyone lines up to begin. Abi remembers to bring Kibo’s favorite grass. Kibo gets nervous when he sees all the people who have come to watch the parade. It’s okay Kibo, Abi will protect you.
Kibo doesn’t like being touched by strangers. Abi is nervous about all the people too. Taking care of Kibo is hard work. Especially since Abi has not eaten dinner!
“What is that smell?” Abi follows the smell to find something to eat. Oh no! Kibo cannot find Abi!
Abi hears a strange sound. It’s Kibo! “STOP!!!” scream Abi. “MOOOOO!!”
“Abi is coming Kibo!” Abi rushes to Kibo’s side. He calms the buffalo with some tasty grass and a soothing song.
“Lir ilir…Lir ilir…” the sounds of Abi whispering a song for Kibo.
Kibo is finally calming down. Now, Kibo is ready to finish the parade.
“Happy New Year Kibo” said Abi with the brightest smile he’s ever had.
Terjemahan: Perayaan Tahun Baru Kibo
Besok adalah perayaan Tahun Baru Jawa. Kerbau albino akan memimpin parade besar menuju Keraton. Ini adalah tahun pertama Kibo dan pengasuhnya, Abi, ikut serta dalam parade tersebut.
Kibo dan Abi berlatih berjalan menyusuri rute parade bersama-sama. Mereka mengelilingi Keraton, melewati air mancur, dan berjalan melalui pasar loak. Setelah itu, mereka kembali lagi ke Keraton.
Keesokan harinya, Abi menyanyikan lagu untuk menenangkan Kibo saat mereka bersiap-siap. Malam itu begitu Indah untuk sebuah parade! Semua peserta sudah berbaris rapi, bersiap untuk memulai acara. Abi pun tak lupa membawakan rumput kesukaan Kibo. Namun, Kibo mulai merasa gugup ketika melihat begitu banyak orang yang datang menyaksikan parade. Tenang saja Kibo! Abi akan menjagamu.
Sebenarnya, Kibo memang tidak biasa disentuh oleh orang asing. Abi pun juga merasa sedikit gugup dengan keramaian yang ada. Merawat Kibo tentu bukan hal yang mudah bagi Abi, terlebih ia belum sempat makan malam.
“Wah, aroma apa itu?” Abi mengikuti sumber bau lezat makanan. Oh Tidak! Kibo tidak bisa menemukan Abi!
Tak lama dari itu, Abi mendengar suara aneh. Itu Kibo!
“BERHENTI!!” teriak Abi.
“MOOOO!!”
“Abi datang, Kibo!” ucapnya sambil berlari menghampiri Kibo. Ia berusaha menenangkan sang kerbau dengan rumput lezat dan nyanyian lembut. “Lir ilir…lir ilir..” suara Abi berbisik lembut untuk Kibo.
Akhirnya, Kibo mulai tenang kembali. Kini, ia siap menyelesaikan parade.
“Selamat Tahun Baru, Kibo!”, ucap Abi dengan senyum cerah diwajahnya.
The Legend of Roro Jonggrang.

Once upon a time, there was a beautiful princess named Roro Jonggrang, daughter of King Prabu Baka. A powerful prince named Bandung Bondowoso fell in love with her and proposed marriage.
However, Roro Jonggrang didn’t want to marry him. To reject his proposal, she set an impossible condition: Bandung must build 1,000 temples in just one night.
Using his supernatural powers, Bandung almost completed his task. Fearing he would succeed, Roro Jonggrang ordered the villagers to pound rice and light fires as if dawn had arrived.
Thinking that the sun was rising, Bandung’s spirits left, and he failed to complete the last temple. Enraged, Bandung cursed Roro Jonggrang, turning her into the 1,000th temple.
Terjemahan: Legenda Roro Jonggrang
Dahulu kala, hiduplah seorang putri cantik jelita bernama Roro Jonggrang, yang merupakan putri dari raja Prabu Baka. Seorang pangeran sakti bernama Bandung Bondowoso pun jatuh hati padanya dan kemudian melamar.
Namun, Roro Jonggrang tidak ingin menikahinya. Demi menolak lamaran tersebut, sang putri memberikan syarat yang mustahil: Bandung harus membangun 1,000 candi hanya dalam semalam.
Dengan kekuatan sakti miliknya, Bandung hampir berhasil menyelesaikan syarat yang diberikan oleh sang putri. Merasa cemasl, Roro Jonggrang memerintahkan penduduk desa untuk menumbuk padi dan menyalakan api seolah-olah fajar telah tiba.
Karena mengira matahari telah terbit, roh-roh penolong Bandung pun pergi, sehingga dia gagal menyelesaikan candi terakhir. Dengan kemarahan yang meluap, Bandung mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi ke 1,000.
Tree of Life.

There lived an old man who had four children. He wants to teach his children not to be people who are too quick to judge things. For this reason, he told his children to go see the pear tree in the forest.
Each of the children was asked to go in a different season, namely winter, spring, summer and autumn. When the children returned, the father asked what they had seen in the forest.
The first child said the tree looked ugly and dry. On the other hand, the second child said the tree was covered in buds. Then, the third child said the tree was filled with flowers. Finally, the fourth child said the tree had lots of delicious fruit.
The father explained that everything they saw was true, because they had only seen the tree in one season. He then said that they should not judge trees from only one side, let alone humans.
Terjemahan: Pohon Kehidupan
Suatu masa, hiduplah seorang pria tua bersama empat orang anak. Dia ingin mengajarkan kepada anak-anaknya agar tidak menjadi manusia yang terlalu mudah menghakimi sesuatu. Untuk itu, dia meminta anak-anaknya untuk pergi melihat pohon pir yang berada di hutan.
Setiap anak diminta untuk datang pada musim yang berbeda-beda, musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur. Ketika anak-anaknya kembali, sang ayah bertanya apa yang mereka lihat di dalam hutan.
Anak pertama mengatakan ia melihat pohon pear yang jelek dan kering kerontang. Di sisi lain, anak kedua mengatakan kalau pohon pear yang dilihatnya dipenuhi dengan tunas. Kemudian, anak ketiga mengatakan kalau pohon yang dilihatnya justru dipenuhi oleh bunga. Akhirnya, anak ke empat berkata jika pohon yang dilihatnya punya begitu banyak buah pear yang lezat.
Sang ayah pun menjelaskan bahwa semua yang mereka lihat memang benar, karena mereka hanya melihat pohon pear itu pada satu musim. Dia kemudian berkata bahwa mereka tidak boleh menilai pohon hanya dari satu sisi (satu musim), begitu juga manusia.
Little Red Riding Hood.

Once upon a time, Little Red Riding Hood lived near the forest. She went to visit her beloved granny. She took some little goodies with her to take to grandma too.
On her way Little Red Riding Hood met the Big Bad Wolf. “Hello!” said the wolf. “Where are you going?” she said “I’m going to see my grandmother. She lives in a house behind those trees.”
The Wolf ran to Granny’s house, knocked on and ate Granny up. He dressed up in Grandma’s clothes and got into her bed.
Then, the Little Red Riding Hood knocked on the door. She went inside to see Grandma.
‘Grandma, what big eyes you have!’
‘All the better to see you with, my dear!’ said the wolf.
‘Grandma, what big ears you have!’
‘All the better to hear you with,my dear!’ said the wolf.
‘Grandma, what a big nose you have!’
‘All the better to smell you with, my dear!’ said the wolf.
‘Grandma, what big teeth you have!’
‘All the better to eat you with!’ shouted the wolf.
The Big Bad Wolf chased Little Red Riding Hood. He tried to catch her, to eat her. Luckily the Wood Cutter came to save Little Red Riding Hood. He scared the Big Bad Wolf Away.
After that, Little Red Riding Hood never saw the Big Bad Wolf again. She was very happy about that.
Terjemah: Si Gadis Berkerudung Merah
Dahulu kala, tinggallah seorang gadis berkerudung merah di dekat hutan. Si gadis bergegas pergi mengunjungi sang nenek tercinta. Dia juga membawa beberapa kudapan kecil untuk diberikan kepada sang nenek.
Di Perjalanan, si Gadis berkerudung merah bertemu dengan Serigala Jahat. “Halo!” kata serigala. “Mau pergi kemanakah kau duhai gadis manis?” tanyanya. “Aku akan pergi mengunjungi nenekku. Rumahnya terletak di balik pohon-pohon itu.”
Serigala pun berlari ke rumah nenek, mengetuk pintu, lantas memakan nenek si gadis berkerudung merah. Ia pun berpakaian seperti nenek dan menyusup ke tempat tidur.
“Nenek, mata nenek besar sekali!”
“Supaya aku bisa melihatmu dengan lebih jelas, sayang ku!” ucap sang serigala.
“Nenek, telinga nenek besar sekali?”
“Supaya aku bisa mendengar suaramu dengan lebih baik, sayangku!” ucapnya kemudian.
“Nenek, hidung nenek besar sekali!”
“Supaya aku bisa mencium wangimu dengan lebih baik, sayangku!” Ucapnya lagi.
“Nenek, gigi nenek besar sekali!”
“Supaya aku bisa dengan mudah memakanmu!” teriak sang Serigala
Serigala besar nan jahat terus mengejar sang gadis berkerudung merah. Ia berusaha untuk menangkapnya dan menerkamnya. Untungnya, seorang pemotong kayu datang di waktu yang tepat dan menyelamatkan sang gadis. Ia membuat sang serigala ketakutan dan pergi.
Semenjak saat itu, Gadis berkerudung merah tak pernah melihat sang Serigala kembali. Ia sangat bersyukur atas hal itu.
Baca Juga: Tongue Twister Bahasa Inggris & Contoh untuk Tingkatkan Pronunciation
Ternyata belajar Bahasa Inggris gak selalu harus lewat buku tebal dan rumus yang bikin pusing kan? Lewat berbagai contoh story telling Bahasa Inggris singkat seperti di atas, kamu bisa belajar sambil menikmati alur ceritanya. Tinggal pilih genre favoritmu dan mulai latihan dari sekarang!
Kalau kamu mau ningkatin kemampuan Bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan. Yuk kepoin Program Kursus Offline Reguler dari Titik Nol English Course. Disini, kamu bisa asah skill bareng para tutor yang super keren! mulai dari speaking, grammar, listening hingga reading, bakal dikupas tuntas sampai beneran jago!
SEO Content Writer


