Hallo TNers! Mungkin beberapa dari TNers asing dengan istilah analytical exposition. Padahal ini sering muncul di sosial media ataupun blog. Biasanya berupa tulisan yang membahas tentang opini dari si penulis. Artikel kali ini akan membahas secara bertahap mulai dari pengertian, tujuan, dan contohnya. Simak sampai akhir ya.
Baca Juga: 30+ Contoh Kalimat Objektif Bahasa Inggris & Cara Menyusunnya
Definisi Analytical Exposition?
Analytical exposition adalah salah satu materi dalam bahasa inggris yang berupa perspektif dari penulis yang menjelaskan tentang sesuatu atau peristiwa. Pastinya isinya subjektif atau merujuk keilmuan dari si penulis. Analytical exposition dalam bahasa indonesia maka berarti analitikal eksposisi, jika membedahnya lagi menurut wikipedia. Analitika berarti metode atau ilmu untuk melakukan analisis logis. Sedangkan, Eksposisi adalah uraian atau paparan, biasanya ditulis secara dengan memuat fakta di lapangan. Maka Analitika Eksposisi adalah ilmu atau metode untuk memaparkan fakta atau fenomena di lapangan secara analisis logis. Tenang, memang sedikit susah untuk memahaminya tapi akan sangat berguna untuk TNers jika tahu tujuan, dan fungsinya.
Tujuan Analytical Exposition
Mengutip dari second language writing tujuan dari teks eksposisi adalah untuk menarik perhatian pembaca dan mengajak mereka memperluas pemahaman dengan menjelajahi ide-ide yang diungkapkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi TNers untuk memaparkan argumen yang dapat meyakinkan pembaca tentang pentingnya topik-topik yang didiskusikan. Selain itu, TNers juga dapat menguatkan argumen mereka dengan menyertakan sumber-sumber relevan sebagai referensi, sehingga tulisan mereka semakin meyakinkan dan informatif. Selain itu, analitikal eksposisi sering dimanfaatkan untuk pengerjaan thesis, ielts writing, dan lainnya yang tentu memiliki struktur yang dapat TNers coba.
Struktur Analytical Exposition
Dalam membuat teks analitikal eksposisi TNers bisa menggunakan generic structure analytical exposition dengan tujuan agar memperjelas maksud atau pemahaman dari teks itu sendiri. menurut buku Text Types in English (1997) yang ditulis oleh Anderson, M. dan Anderson, K. menjelaskan ada 3 struktur yang terdiri dari:
- A thesis which contains the reasons for the discussion or topic hal yang biasa di bahas adalah tentang kehidupan sehari-hari atau tentang fenomena yang terjadi .
- The argument that explains an author’s argument or opinion coherently or sequentially. Argumen diawali dengan firstly, secondly, thirdly, dan seterusnya.
- Reiteration is a conclusion (restatement), berisi reafirmasi posisi penulis atau kesimpulan dari argumen yang telah disampaikan dan pendapat tentang topik utama.
Ketiga aspek di atas (Thesis, Argument, dan Reiteration) harus disusun secara berurutan, sehingga pembaca dapat memahami teks eksposisi analitis dengan baik.
Rumus Analytical Exposition
Selanjutnya, selain dari struktur di atas ada beberapa rumus atau kaidah yang penting untuk TNers patuhi.
1. Menggunakan Relational Process
Pada bagian ini, penting untuk memahami hubungan antara pemimpin, pekerja, pengikut, mitra, dan lainnya. Hubungan ini membantu kita melihat bagaimana berbagai pihak saling terhubung dan berinteraksi dalam konteks yang sedang dibahas.
2. Menggunakan Causal Conjunctions
Kata Causal Conjunctions penting untuk menjelaskan sebab dan akibat dari sesuatu. Contohnya, kamu bisa menggunakan kata-kata seperti “although (meskipun)”, “as a result (sebagai akibatnya)”, “in order (agar)”, “because (karena)”, dll. Kata-kata ini sangat berguna untuk mengaitkan pemikiran kamu dalam argumen di teks.
3. Menggunakan Kata Internal Conjunctions
Kata Internal Conjunctions adalah kata hubung yang menghubungkan argumen di antara dua klausa seperti: for example, similar, for instance, therefore, dll
4. Menggunakan Simple Present Tense
Teks analitis eksposisi biasanya menggunakan simple present tense, masih inget kan? Penggunaan simple present penting untuk pembaca bisa lebih mudah memahami bahwa argumen teks yang kamu sampaikan adalah refleksi dari pemikiran kamu sekarang.
Contoh Analytical Exposition Text
Memang tidak mudah untuk memahami atau menerapkan metode ini, namun jangan patah semangat TNers, ingat! penerapan struktur dan kaidah analitis eksposisi akan sangat membantu proses penulisan kalian. Untuk mempermudah pemahaman TNers coba kalian lihat contoh Teks Analytical Exposition singkat dan terjemahannya berikut ini.

Pembahasan:
Tulisan di atas membahas tentang dampak buruk gadget bagi anak-anak. Teks ini menyampaikan pendapat penulis tentang bahaya gadget, terutama jika digunakan oleh anak-anak, dengan menyajikan argumen yang jelas dan terstruktur. Kalau kamu baca baik-baik, teks ini terdiri dari tiga bagian utama: thesis, argument, dan reiteration.
Di paragraf pertama, mebahas tentang pengenalan topik gadget dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan, khususnya bagi anak-anak. Dari sini bisa terlihat bahwa penulis ingin menyampaikan bahwa gadget lebih banyak membawa efek negatif daripada manfaat.
Lanjut ke paragraf kedua (2) – keempat (4), bagian ini berisi argument. Sesuai teks di atas ada tiga (3) poin argumen. Pertama, gadget bisa berbahaya karena radiasinya dapat memengaruhi otak anak dan menimbulkan masalah pada mata, seperti iritasi dan kelelahan. Kedua, risiko anak-anak mengakses konten dewasa atau tidak pantas, yang tentu bisa berdampak buruk pada perkembangan mereka. Ketiga, terlalu sering bermain gadget membuat anak jadi kurang bersosialisasi dan cenderung individualistis, bahkan perkembangan motoriknya bisa terhambat.
Nah, di paragraf terakhir, penulis memberikan penegasan ulang. Ia bilang, tidak apa-apa sih kalau anak-anak main gadget, asal orang tua tetap mengawasi. Tapi penulis disini menyatakan tidak merekomendasikan gadget untuk anak kecil. Sebagai gantinya, lebih baik diperkenalkan ke permainan edukatif yang bisa melatih kemampuan otaknya.
Baca Juga: Materi dan Contoh Recount Text Bahasa Inggris

Nah jadi Analytical exposition adalah teks yang digunakan untuk menyampaikan pendapat dan argumen penulis secara jelas dan terstruktur. Teks ini terdiri dari beberapa bagian, termasuk tesis yang memperkenalkan topik, argumen yang mendukung pendapat, dan kesimpulan yang menegaskan kembali sikap penulis.
Kalau kamu ingin menguasai bahasa Inggris dengan lebih baik lagi, kamu bisa bergabung di Program General English Offline dari Titik Nol English Course Jogja. Dengan pengajaran yang interaktif dan materi yang relevan, kursus ini memfasilitasi persiapan kamu untuk mendapatkan beasiswa yang diinginkan. Jangan khawatir kalau kamu masih pemula, karena kamu akan dibimbing oleh tutor berpengalaman. Selain itu kamu akan didukung oleh english area yang bisa membuat kamu berlatih speaking setiap hari sehingga kemampuan bahasa Inggris mu akan semakin terasah.
Jangan ditunda lagi, yuk daftar programnya sekarang juga!
FAQ
Analytical exposition adalah salah satu materi dalam bahasa inggris yang berupa perspektif dari penulis yang menjelaskan tentang sesuatu atau peristiwa.
Tujuan dari teks eksposisi adalah untuk menarik perhatian pembaca dan mengajak mereka memperluas pemahaman dengan menjelajahi ide-ide yang diungkapkan.
- A thesis
- The argument
- Reiteration
Menggunakan relational process, menggunakan causal conjunctions, menggunakan kata internal conjunctions, dan menggunakan simple present tense.


